Pencarian

CEO Academy Bill Kramer Bawa Misi Oscars Lebih Global di Tokyo Film Festival

Rabu, 28 Oktober 2026 • 15:51:31 WIB
CEO Academy Bill Kramer Bawa Misi Oscars Lebih Global di Tokyo Film Festival
CEO Academy Bill Kramer memaparkan strategi memperluas basis anggota internasional dalam panel di Tokyo International Film Festival.

LAMPUNG — CEO Academy of Motion Picture Arts and Sciences Bill Kramer memaparkan strategi memperluas basis anggota internasional dalam panel di Tokyo International Film Festival. Sekitar 25 persen anggota Academy kini berdomisili di luar Amerika Serikat, naik dari hanya 5 persen satu dekade lalu. Kramer juga menyoroti kesepakatan siaran Oscars di YouTube dan jalur baru nominasi lewat kemenangan di festival film.

Academy of Motion Picture Arts and Sciences menegaskan arah organisasinya yang semakin mendunia di tengah gelombang politik "America First" di Amerika Serikat. Dalam panel di Tokyo International Film Festival, Bill Kramer membeberkan sejumlah langkah yang membuat Oscar tidak lagi sekadar panggung sinema Hollywood.

Academy mengirim delegasi pimpinan yang cukup besar ke festival edisi ke-39 itu. Kramer hadir bersama Presiden Academy Lynette Howell Taylor dan Chief Membership, Impact and Industry Officer Meredith Shea. Sesi diskusi berlangsung di sebuah gedung tinggi di kawasan Hibiya, Tokyo, dengan Direktur Festival Film Tokyo Takeo Hisamatsu sebagai moderator.

Anggota Internasional Tumbuh Lima Kali Lipat

Komposisi keanggotaan Academy berubah signifikan dalam sepuluh tahun terakhir. Kramer menyebut proporsi anggota yang tinggal di luar Amerika Serikat melonjak dari 5 persen menjadi 25 persen.

"The Academy is becoming more and more global across programs, and as part of that, you're seeing a great increase in the number of academy members who live outside of the United States," ujar Kramer.

Jepang menjadi salah satu pasar yang diperhatikan. Saat ini ada sekitar 70 anggota Academy asal Jepang, dan Kramer memperkirakan angka itu akan terus bertambah. Menurutnya, pertumbuhan ini bagian dari upaya menciptakan Academy yang lebih beragam dan inklusif.

Nominasi Oscar Kian Mencerminkan Sinema Dunia

Perubahan komposisi anggota mulai terlihat di daftar nominasi. Kramer menegaskan setiap kategori pada Oscar terakhir memiliki keterwakilan internasional, bukan hanya di kategori film internasional terbaik.

Ia menyebut kemenangan Parasite sebagai film terbaik pada 2020 sebagai titik balik cara Academy memandang sinema global. Sejak saat itu, peluang film berbahasa non-Inggris di kategori utama terus terbuka.

Oscars Gratis di YouTube untuk 2,5 Miliar Orang

Kesepakatan Academy dengan YouTube menjadi bagian dari strategi yang sama. Mulai 2029 hingga 2033, YouTube memegang hak eksklusif siaran Oscar secara global setelah siaran terakhir ABC pada 2028.

"In two years, the Oscars will be available on YouTube for free to 2.5 billion people around the world in over 30 languages," kata Kramer.

Dengan skema itu, penonton di seluruh dunia bisa menyaksikan acara yang sama pada waktu bersamaan untuk pertama kalinya. Kramer menyebutnya sebagai langkah sengaja Academy untuk menjangkau audiens global yang lebih besar.

Jalur Baru Nominasi lewat Festival Film

Academy juga memperkenalkan jalur kualifikasi baru menuju kategori film internasional terbaik, berlaku mulai Academy Awards ke-99. Film berbahasa non-Inggris bisa diajukan hanya dengan memenangi hadiah utama di festival yang masuk daftar kualifikasi, tanpa harus lewat seleksi komite nasional masing-masing negara.

Enam festival yang masuk daftar itu adalah Cannes dengan Palme d'Or, Venise dengan Golden Lion, Berlin dengan Golden Bear, Busan dengan Busan Award for best film, Sundance dengan World Cinema Grand Jury Prize, dan Toronto dengan Platform Award.

Masuknya Busan dalam daftar tersebut, sementara Tokyo belum, menjadi pertanyaan audience dalam sesi tanya jawab. Kramer dua kali mendapat pertanyaan soal kemungkinan Tokyo menyusul.

"We're looking to expand the universe of film festivals that will help a film qualify for the international feature film category," ujarnya, menambahkan, "Stay tuned, we're just beginning."

Langkah Academy memperluas jalur festival dan siaran global menunjukkan Oscar sedang diposisikan sebagai ajang milik penonton dunia, bukan hanya industri Amerika. Bagi sineas Indonesia, jalur kualifikasi lewat festival besar ini membuka peluang baru yang layak dicermati dalam beberapa tahun ke depan.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: hollywoodreporter.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks