LAMPUNG — BRAVO Film Festival resmi membatalkan penyelenggaraan edisi 2026 yang sedianya digelar di Los Angeles, Amerika Serikat. Festival yang fokus pada sinema Brasil itu menyebut keputusan ini diambil karena keadaan di luar kendali mereka. Meski begitu, persiapan untuk edisi berikutnya tetap dilanjutkan.
Penyelenggara BRAVO Film Festival mengumumkan pembatalan edisi 2026 melalui pernyataan resmi. Festival yang berbasis di Los Angeles ini dikenal sebagai panggung utama sinema Brasil di pasar Amerika Serikat. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh pendiri sekaligus direktur eksekutif festival, Talize Sayegh.
Alasan di Balik Pembatalan
Dalam pernyataannya, pihak penyelenggara menyebut edisi 2026 tidak akan berlangsung karena keadaan di luar kendali mereka. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa persiapan untuk edisi tahun berikutnya akan terus berjalan. Sayegh menegaskan komitmen festival terhadap sinema Brasil tidak berubah.
"Komitmen kami terhadap sinema Brasil dan kepada para pembuat film, mitra, serta penonton yang telah mendukung BRAVO tidak berubah," ujar Talize Sayegh dalam pernyataannya. "Kami berterima kasih atas komunitas itu dan fokus untuk kembali tahun depan dengan festival yang layak bagi mereka."
Peran BRAVO di Industri Sinema Brasil
BRAVO Film Festival didirikan pada 2008 dan sejak itu menjadi jembatan antara pembuat film Brasil dan industri Hollywood. Festival ini secara tradisional menayangkan film yang menjadi perwakilan Brasil untuk kategori Best International Feature Film di Academy Awards sebagai judul pembuka. Pada 2024, slot tersebut diisi "I'm Still Here" garapan Walter Salles. Sementara pada 2025, film "The Secret Agent" karya Kleber Mendonça Filho yang dibintangi Wagner Moura menjadi pembuka.
Kemitraan yang Tetap Terjaga
Penyelenggara BRAVO memiliki kemitraan jangka panjang dengan sejumlah institusi, termasuk American Cinematheque, Konsulat Brasil di Los Angeles, Cinema do Brasil, dan Projeto Paradiso. Kemitraan ini menjadi fondasi festival dalam memperkenalkan talenta Brasil ke pasar internasional. Direktur kreatif festival, Thiago Macêdo Correia, menyebut jeda ini sebagai waktu untuk memperkuat misi tersebut.
"Jeda ini memberi kami waktu untuk terus membangun apa yang diperjuangkan BRAVO: jembatan yang lebih kuat antara pembuat film Brasil dan Hollywood," kata Thiago Macêdo Correia. "Pekerjaannya berlanjut, dan kami bersemangat untuk kembali tahun depan dengan cerita, talenta, dan energi yang mendefinisikan sinema Brasil."
Jadwal dan Penyelenggaraan Sebelumnya
BRAVO Film Festival biasanya digelar sepanjang November di Los Angeles. Edisi 2025 dibuka di Academy Museum dan menjadi salah satu ajang penting bagi sineas Brasil yang ingin menembus pasar Amerika. Pembatalan edisi 2026 menjadi jeda pertama bagi festival ini setelah lebih dari satu dekade berjalan konsisten.
Meski belum ada tanggal resmi untuk edisi berikutnya, penyelenggara memastikan festival akan kembali. Industri sinema Brasil kehilangan salah satu panggung internasionalnya untuk sementara, tetapi komitmen BRAVO terhadap komunitas dan talenta Brasil tetap menjadi prioritas utama.