KALIANDA — Suasana haru menyelimuti Masjid Agung Kalianda saat ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Lampung Selatan resmi diberangkatkan menuju tanah suci. Pelepasan ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dan jajaran pejabat daerah lainnya.
Sebanyak 286 jemaah mengikuti prosesi pelepasan secara langsung di lokasi. Sementara itu, 127 jemaah lainnya telah berada di Asrama Haji untuk menunggu jadwal keberangkatan. Seluruh jemaah ini merupakan bagian dari Kloter 17 yang akan memulai perjalanan ibadah mereka pekan ini.
Rincian Jemaah dan Jadwal Keberangkatan Kloter 17
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Selatan, Marwiyah Amin, merinci bahwa total jemaah dalam Kloter 17 terdiri dari 188 laki-laki dan 225 perempuan. Para jemaah berasal dari berbagai wilayah, mulai dari pesisir hingga pedalaman Lampung Selatan.
Wilayah asal jemaah mencakup Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Penengahan, Ketapang, Palas, Sragi, Bakauheni, Sidomulyo, Katibung, hingga Way Panji. Marwiyah memastikan seluruh kesiapan dokumen dan logistik jemaah telah rampung sebelum pemberangkatan ke asrama.
“Sebanyak 286 jemaah mengikuti pelepasan di Masjid Agung Kalianda. Sementara 127 jemaah lainnya telah lebih dahulu berada di Asrama Haji untuk menunggu jadwal pemberangkatan,” jelas Marwiyah Amin di lokasi pelepasan, Selasa (5/5/2026).
Sesuai jadwal, jemaah akan bermalam di Asrama Haji terlebih dahulu. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan terbang menuju Madinah pada Rabu, 6 Mei 2026.
Pesan Bupati: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam sambutannya menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan yang menguji ketahanan fisik dan mental. Ia meminta jemaah untuk fokus pada ibadah dan saling membantu sesama rombongan selama berada di Arab Saudi.
“Ibadah haji akan menguji kesabaran dan keikhlasan. Jaga kesehatan, patuhi arahan petugas, dan saling membantu antarjemaah,” ujar Radityo Egi Pratama.
Selain aspek ibadah, Bupati Egi juga menitipkan tanggung jawab moral kepada para jemaah sebagai duta daerah. Ia berharap jemaah dapat menjaga sikap dan perilaku selama berinteraksi dengan jemaah dari negara lain.
“Saya titip nama baik Lampung Selatan. Jaga sikap, perbanyak dzikir, dan jalankan ibadah dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Instruksi Pelayanan Maksimal bagi Petugas Pendamping
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memberikan instruksi khusus kepada para petugas pendamping haji. Mengingat kondisi cuaca dan kepadatan di tanah suci, peran petugas dianggap krusial untuk memastikan keselamatan jemaah, terutama bagi mereka yang berusia lanjut.
Bupati meminta para petugas memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kesabaran. Kelancaran ibadah jemaah sangat bergantung pada kesigapan petugas dalam memberikan arahan dan bantuan medis jika diperlukan.
Menutup prosesi pelepasan, jajaran pemerintah daerah menyampaikan harapan agar seluruh rombongan diberikan kesehatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Pemerintah menargetkan seluruh jemaah asal Lampung Selatan dapat meraih predikat haji yang mabrur.