Pencarian

Jelang Iduladha 2026, Pemkot Bandar Lampung Vaksin 410 Hewan Ternak di Enam Kecamatan, Antisipasi PMK

Kamis, 14 Mei 2026 • 20:32:17 WIB
Jelang Iduladha 2026, Pemkot Bandar Lampung Vaksin 410 Hewan Ternak di Enam Kecamatan, Antisipasi PMK
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memastikan tidak ditemukan indikasi PMK pada hewan ternak menjelang Iduladha 2026.

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Eva Dwiana menegaskan situasi ini setelah Dinas Pertanian setempat melaporkan tidak ditemukan satu pun indikasi atau suspek gejala PMK pada sapi, kambing, maupun domba di wilayahnya. “Alhamdulillah, sejauh ini kondisinya bagus, sehat, dan siap dikonsumsi masyarakat,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Vaksinasi Terkonsentrasi di Sentra Ternak

Pemkot Bandar Lampung menyalurkan vaksin bantuan dari Pemprov Lampung secara bertahap. Kecamatan Tanjung Senang menjadi penerima terbanyak dengan 120 dosis, disusul Way Halim (90 dosis), Sukabumi (80 dosis), Sukarame (50 dosis), Rajabasa (40 dosis), dan Kemiling (30 dosis).

Distribusi ini difokuskan pada wilayah yang memiliki populasi ternak tinggi dan menjadi pemasok utama hewan kurban ke berbagai titik di kota.

Pemeriksaan Dua Tahap: Sebelum dan Sesudah Sembelih

Untuk memastikan daging yang beredar benar-benar aman, petugas kesehatan hewan akan melakukan pemeriksaan ante-mortem (sebelum disembelih) dan post-mortem (setelah disembelih). Jadwalnya berlangsung mulai 18 hingga 30 Mei 2026 di sejumlah tempat pemotongan hewan.

“Upaya ini untuk memastikan daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” kata Eva Dwiana dalam pernyataan resmi.

Langkah Preventif di Tengah Lonjakan Permintaan

Iduladha tahun ini diperkirakan akan meningkatkan pergerakan hewan ternak dari peternak ke pedagang hingga konsumen. Pemkot Bandar Lampung menginstruksikan Dinas Pertanian untuk berkeliling secara rutin memeriksa kesehatan hewan di lapak-lapak penjualan sementara.

Belum ada laporan kasus PMK di Kota Bandar Lampung sejak awal tahun. Namun, pengawasan diperketat mengingat penyakit ini masih menjadi ancaman musiman di beberapa daerah tetangga di Provinsi Lampung.

Bagikan
Sumber: lampung.viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks