LAMPUNG TENGAH — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Lampung (Unila) tengah mendorong penguatan budidaya lebah tanpa sengat di Kampung Sido Mulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Program yang berjalan sejak Juni hingga Agustus 2026 ini tidak hanya berfokus pada penambahan jenis tanaman, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan vegetasi yang sudah tersedia.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung ketersediaan pakan sekaligus mendorong budidaya lebah tanpa sengat yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Inisiatif tersebut dilatarbelakangi pentingnya keberadaan tanaman berbunga sebagai sumber nektar dan polen bagi lebah tanpa sengat.
Vegetasi Sumber Pakan Sudah Ada, Namun Belum Optimal
Berdasarkan hasil pengamatan tim di lokasi, vegetasi yang menjadi sumber pakan lebah sebenarnya telah tersedia. Namun, pertumbuhan dan pembungaan sejumlah tanaman tersebut dinilai belum sepenuhnya optimal. Kondisi ini membuat tim PkM Unila berupaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan vegetasi yang sudah ada.
Pengelolaan vegetasi ini menjadi kunci utama agar produksi madu dan polen dari lebah tanpa sengat dapat meningkat. Dengan vegetasi yang sehat, ketersediaan pakan bagi koloni lebah akan lebih terjamin sepanjang tahun.
Melibatkan Dosen Lintas Fakultas dan Mahasiswa
Program tersebut dilaksanakan oleh Priyambodo, M. Iqbal Parabi, dan Gina Dania Pratami dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Turut serta Agung Putra Wijaya dan Nikki Tri Sakung dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa lintas fakultas, yakni Gilang Kurniawan, Farhan Dzaky Aldias, Dzulfikar Yusuf Priyanatha, Muhammad Hafizh Afifi, Muhammad Ikhsan, dan Desta Sandora. Dua alumnus, Winarno dan Anggi Safitri, juga ikut mendukung pelaksanaan program di lapangan.
Didanai Hibah Pengabdian Masyarakat Unggulan Unila
Kegiatan pengabdian ini didanai melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan Unila Tahun 2026. Pendanaan tersebut berada di bawah supervisi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unila.
Dengan adanya program ini, diharapkan kelompok Madu Mulyo di Kampung Sido Mulyo dapat mengembangkan budidaya lebah tanpa sengat secara lebih produktif. Selain itu, penggunaan agen hayati diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekitar tanpa merusak lingkungan.