Pencarian

BPBD Lampung Fasilitasi Distribusi Air Bersih, 16 Kejadian Kekeringan Tercatat di Bandarlampung dan Metro

Rabu, 19 Agustus 2026 • 21:19:31 WIB
BPBD Lampung Fasilitasi Distribusi Air Bersih, 16 Kejadian Kekeringan Tercatat di Bandarlampung dan Metro
BPBD Provinsi Lampung memfasilitasi distribusi air bersih ke daerah terdampak kekeringan di Bandarlampung dan Metro.

BANDARLAMPUNG — BPBD Provinsi Lampung bergerak memfasilitasi distribusi air bersih ke daerah terdampak kekeringan. Langkah ini dilakukan dengan memberikan pinjam pakai kendaraan untuk penyaluran air bersih kepada BPBD kabupaten dan kota, sekaligus pendampingan penguatan penanganan di lapangan. Hampir setiap hari, laporan kekeringan masuk dan menyebar hampir merata di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, puncak kemarau yang terjadi pada Agustus-September menjadi pemicu utama meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat. "Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh tenaga ahli Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Lampung. Saat ini hampir setiap hari, kami mendapatkan laporan terkait kekeringan yang hampir merata di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung," ujarnya di Bandarlampung, Rabu (19/8).

Dua Wilayah Perkotaan Mendominasi Laporan Kekeringan

Data Pusdalop BPBD Provinsi Lampung per 19 Agustus mencatat total 16 kejadian kekeringan. Rinciannya, 14 kejadian terjadi di Kota Bandarlampung dan dua kejadian di Kota Metro. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan Juli lalu yang hanya mencatat tiga kejadian, semuanya berada di Kota Bandarlampung.

Rudy menjelaskan, dua wilayah perkotaan tersebut masih mendominasi laporan kekurangan air. "Beberapa waktu ini sudah didistribusikan air di beberapa titik, terutama di wilayah Kota Bandarlampung dan Metro. Sebab dua wilayah perkotaan padat penduduk itu masih mendominasi sebagai daerah dengan laporan kekeringan yang cukup banyak," kata dia.

Sinergi Penanganan dan Antisipasi Titik Api

Selain distribusi air bersih, BPBD Provinsi Lampung melibatkan forum pengurangan risiko bencana dalam pendistribusian kepada masyarakat. Kolaborasi ini dilakukan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan berbagai pihak terkait lainnya.

Langkah antisipasi lain juga difokuskan pada pemantauan titik panas. Hingga pertengahan Agustus, terdeteksi belasan titik api yang muncul di beberapa kabupaten. "Sampai pertengahan Agustus ini terdeteksi belasan titik api yang terpantau muncul di beberapa kabupaten dan wilayah kekeringan ini juga perlu diantisipasi. Dan berdasarkan laporan BPBD kabupaten dan kota, untuk sementara ini di wilayah perkotaan yang padat penduduk seperti Kota Bandarlampung dan Metro masih mendominasi kekurangan air," tambahnya.

Pemadaman dini terhadap titik api menjadi prioritas untuk mencegah meluasnya kebakaran lahan di tengah kondisi kering. BPBD kabupaten dan kota diminta memperketat pengawasan wilayah masing-masing, terutama area yang rawan terbakar.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks