BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung memastikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2026 menyasar secara spesifik pasien TBC. Dari total 367 usulan yang masuk kategori Backlog Dua, sebanyak 217 pasien lolos verifikasi sebagai calon penerima bantuan renovasi rumah, sementara 150 usulan lainnya menjadi data cadangan.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa integrasi sektor kesehatan dan perumahan ini merupakan terobosan baru dalam sejarah penanggulangan TBC di daerah. "Tahun ini Lampung mendapatkan kuota BSPS sangat besar, mencapai 10 ribu unit. Dinkes kabupaten/kota harus bergerak agresif melakukan validasi data," ujarnya dalam rapat koordinasi virtual, Kamis (21/5/2026).
Rapor Merah Penemuan Kasus di Pesawaran
Meski provinsi mendapat kuota besar, capaian indikator TBC di Kabupaten Pesawaran masih memprihatinkan. Angka penemuan kasus baru atau notification rate baru mencapai 14 persen dari target ideal 90 persen — masuk zona merah. Capaian pemberian Terapi Pencegahan TBC juga sangat rendah di angka 2 persen.
Dari 158 usulan awal pasien TBC di Pesawaran, hanya 54 yang masuk kategori Backlog Dua dan baru dua pasien lolos verifikasi akhir. Wagub menginstruksikan Dinas Kesehatan setempat melakukan pelacakan dan asesmen lapangan lebih progresif agar kuota bantuan terserap maksimal.
Kader TBC di Pesawaran Paling Minim se-Lampung
Rendahnya penemuan kasus di Pesawaran juga dipengaruhi jumlah kader TBC yang baru 24 orang — terendah di Provinsi Lampung. Sebagai perbandingan, Kota Metro yang setara telah membina 60 kader. Wagub mendorong peningkatan skrining aktif berbasis wilayah dengan memberdayakan organisasi komunitas.
Capaian investigasi kontak kasus TBC paru di Pesawaran masih di zona kuning (53 persen), sementara indikator terduga TBC yang mendapat pelayanan sesuai standar baru 32 persen. Satu-satunya indikator yang hijau adalah treatment success rate di angka 93 persen.
Aplikasi "Lampung Peduli TBC" Masuk Tahap Final
Untuk memperkuat pelacakan, Pemprov Lampung menyiapkan aplikasi digital "Lampung Peduli TBC" yang kini dalam tahap finalisasi di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik. Sistem ini akan diperkuat dengan variabel data tambahan guna mengoptimalkan pemantauan kasus dan program perbaikan rumah tidak layak huni.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran berkomitmen mengevaluasi kinerja puskesmas yang belum memenuhi target per Mei 2026. Pihaknya akan mengoordinasikan langkah taktis dan intervensi langsung agar penanganan TBC berjalan lebih sinkron dengan program nasional yang menargetkan reduksi kasus 50 persen dalam lima tahun ke depan.