Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz, menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjuangan, melainkan titik awal untuk berkontribusi di tengah masyarakat dan dunia kerja. "Kami ingin lulusan IIB Darmajaya menjadi generasi unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global," ujarnya dalam sambutan.
Mahasiswa Ber-IPK 4,00 dan Juara Mekhanai
Dari 495 wisudawan, tiga mahasiswa meraih predikat terbaik di fakultas masing-masing. Amelia Elga Christine dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencatat IPK sempurna 4,00. Sementara itu, Yoglenddy Joshbert Defender Talakua dari Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer meraih IPK 3,97 dan juga menyandang gelar Juara I Mekhanai Kota Bandar Lampung. Ia kini mewakili daerah pada ajang Muli Mekhanai Provinsi Lampung 2026. Adapun M. Bagus Pratama Putra dari Desain Komunikasi Visual Fakultas DHPT menutup daftar dengan IPK 3,80.
Lima Mahasiswa Diberangkatkan ke Tiongkok
Tahun ini, IIB Darmajaya memberangkatkan lima mahasiswa mengikuti program student mobility di Nantong Vocational University (NTVU), Tiongkok. Rektor menyebut peluang pengalaman global tanpa meninggalkan identitas lokal menjadi kunci mencetak lulusan berdaya saing. "Mahasiswa kami harus punya pengalaman global tanpa meninggalkan identitas lokal. Karena itu, peluang student mobility dan joint research akan terus diperluas," ungkap Abdul Aziz.
Program Doktor Ilmu Komputer Segera Dibuka
Di bidang riset dan akademik, kampus yang menyandang predikat The Best ini meloloskan 10 proposal hibah Kemdiktisaintek RI 2026—terdiri dari sembilan penelitian dan satu pengabdian masyarakat. Kini, IIB Darmajaya memiliki tiga guru besar, termasuk profesor baru di bidang Artificial Intelligence untuk E-Learning. Kampus juga tengah mengajukan Program Doktor (S3) Ilmu Komputer yang diproyeksikan menjadi program doktoral ilmu komputer pertama di perguruan tinggi swasta se-Lampung.
Tim INSLOVE Juara di Ajang Kewirausahaan Nasional
Prestasi mahasiswa juga bersinar di luar kelas. Tim INSLOVE berhasil meraih Juara III kategori makanan dan minuman pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI. Abdul Aziz berpesan agar para wisudawan terus berkarya meski dalam skala kecil. "Sekecil apa pun karya yang dihasilkan, selama membanggakan orang tua dan bermanfaat bagi masyarakat, itu juga menjadi kebanggaan kampus dan daerah," tutupnya.