LAMPUNG — Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia Antam pukul 09.09 WIB, seluruh pecahan emas ikut terkoreksi. Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp 1.434.500, sementara emas 1 gram yang menjadi acuan utama investor ritel kini di angka Rp 2.769.000.
Penurunan ini terjadi di tengah fluktuasi harga emas global yang masih tinggi. Bagi pemegang emas Antam, kondisi ini berarti nilai aset mereka menyusut nyaris 1,8 persen hanya dalam sehari.
Berapa Harga Buyback Emas Antam Sekarang?
Harga buyback yang ditetapkan Antam saat ini adalah Rp 2.576.000 per gram. Angka ini menjadi patokan bagi nasabah yang ingin menjual kembali emas batangannya ke Antam. Namun, perlu dicatat, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.Bagi pemegang NPWP, potongannya sebesar 1,5 persen dari total nilai buyback. Sementara bagi nasabah tanpa NPWP, potongannya dua kali lipat, yakni 3 persen. Potongan ini langsung dipotong dari total uang yang diterima nasabah saat menjual emas.
Pajak Pembelian Emas: Berapa yang Harus Dibayar?
Selain soal buyback, pembeli emas batangan Antam juga wajib memahami aturan perpajakan. Mengacu pada PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan PPh 22.Tarifnya 0,45 persen dari nilai transaksi bagi pembeli yang memiliki NPWP. Sementara untuk pembeli tanpa NPWP, tarifnya menjadi 0,9 persen. Setiap pembelian emas batangan akan disertai bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi perpajakan.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian harga emas batangan Antam untuk seluruh pecahan yang tercatat pagi ini:- 0,5 gram: Rp 1.434.500 - 1 gram: Rp 2.769.000 - 2 gram: Rp 5.478.000 - 3 gram: Rp 8.192.000 - 5 gram: Rp 13.620.000 - 10 gram: Rp 27.850.000 - 25 gram: Rp 67.837.000 - 50 gram: Rp 135.595.000 - 100 gram: Rp 271.112.000 - 250 gram: Rp 677.515.000 - 500 gram: Rp 1.354.820.000 - 1.000 gram (1 kg): Rp 2.709.600.000
Harga-harga tersebut belum termasuk potongan PPh 22 yang sudah disebutkan sebelumnya. Bagi investor yang terbiasa memantau pergerakan emas, penurunan Rp 50.000 dalam sehari tergolong signifikan dan bisa menjadi momen untuk akumulasi beli jika tren global menunjukkan pemulihan.