BANDARLAMPUNG — Marindo Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir. Dalam sambutan itu, Menpora mengajak seluruh elemen bangsa menghidupkan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan membangun Indonesia yang maju, bersatu, dan berkarakter.
Ia mengingatkan bahwa 98 tahun lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, serta meneguhkan tekad berdiri sebagai satu bangsa. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan.
Ukuran lain yang disebut Menpora mencakup kualitas manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama. Dari situ, generasi muda Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang patriotik, gigih, dan berempati.
Tiga Sikap yang Diminta Menpora dari Generasi Muda
Sikap patriotik diwujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata bagi bangsa. Kegigihan tercermin dari kemampuan terus berjuang menghadapi kesulitan dan kegagalan, sedangkan empati ditunjukkan lewat kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
"Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya," tegas Menpora dalam sambutan tertulis yang dibacakan Marindo.
Menpora juga mengajak generasi muda berani bermimpi besar, bekerja keras, serta terus berkarya tanpa kehilangan kepedulian terhadap sesama. Generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki keberanian untuk memimpin, tetapi juga kesiapan untuk melayani dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.
"Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia," pesannya.
Dinas Bina Marga Bawa Pulang Trofi Bergilir SAKIP Award
Pada kesempatan yang sama, Marindo menyerahkan penghargaan SAKIP Award Provinsi Lampung Tahun 2026 kepada perangkat daerah berdasarkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2025. Penetapan penerima mengacu pada Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/579/IV.01/HK/2026 tentang Penetapan Perangkat Daerah dengan Nilai Tertinggi dan Nilai Terendah SAKIP di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2025, tertanggal 9 Oktober 2026.
Lima perangkat daerah yang menerima penghargaan:
- Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung sebagai penerima trofi bergilir.
- Rumah Sakit Alamsyah Ratu Perwiranegara Provinsi Lampung.
- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung.
- Dinas Sosial Provinsi Lampung.
- Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung.
Dorong Akuntabilitas Kinerja di Lingkup Pemprov
Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi terhadap perangkat daerah berdasarkan hasil evaluasi kinerja instansi pemerintah. Penghargaan tersebut diharapkan mendorong peningkatan akuntabilitas, kualitas perencanaan, pelaksanaan program, serta pencapaian kinerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Rangkaian upacara di Lapangan Korpri itu menutup peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di tingkat provinsi. Semangat persatuan dan perjuangan generasi muda diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan serta mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.