Pencarian

Investasi Lampung Capai Rp7,03 Triliun di Semester I 2026, Proyek Bioetanol Rp2,5 Triliun Kunci Kejar Target Rp16,2 Triliun

Minggu, 02 Agustus 2026 • 19:39:31 WIB
Investasi Lampung Capai Rp7,03 Triliun di Semester I 2026, Proyek Bioetanol Rp2,5 Triliun Kunci Kejar Target Rp16,2 Triliun
Realisasi investasi Lampung mencapai Rp7,03 triliun pada Semester I 2026, setara 43,4 persen dari target tahunan Rp16,2 triliun.

BANDAR LAMPUNG — Realisasi investasi di Provinsi Lampung sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai Rp7,03 triliun. Angka ini baru menggenapi 43,4 persen dari target investasi tahun 2026 yang dipatok Rp16,2 triliun, namun pemerintah optimistis sisa semester kedua akan tergerak signifikan oleh proyek strategis nasional.

Kepala DPMPTSP Lampung Sumsurijal mengungkapkan, pada triwulan pertama realisasi investasi hanya menyentuh Rp2,3 triliun atau 14,53 persen dari target tahunan. Namun performa triwulan kedua melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp4,6 triliun, dengan komposisi PMA sebesar Rp1,3 triliun dan PMDN sekitar Rp3,3 triliun.

Industri Makanan dan Pertambangan Dominasi Serapan Modal

Sektor industri makanan masih menjadi primadona penyerap investasi di Lampung. Data DPMPTSP mencatat nilai investasi di sektor ini mencapai Rp1,806 triliun, unggul atas jasa lainnya yang menembus Rp1,330 triliun.

Pertambangan menyusul dengan realisasi Rp1,018 triliun, diikuti transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebesar Rp680,6 miliar. Sektor perdagangan dan reparasi melengkapi lima besar dengan nilai sekitar Rp476,8 miliar.

Pabrik Bioetanol PTPN di Natar dan Tegineneng Jadi Andalan

Proyek ekosistem bioetanol menjadi katalis utama yang ditunggu realisasinya pada 2026. Pemerintah bersama PTPN telah menyiapkan dua lokasi pembangunan, yakni di Rejosari, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dan kawasan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

"Insyaallah dalam waktu dekat akan dilakukan groundbreaking oleh pemerintah pusat. Kalau investasi ini terealisasi tahun ini, nilainya diperkirakan sekitar Rp2,5 triliun," ujar Sumsurijal, Rabu (29/7).

Lokasi tersebut sebelumnya telah ditinjau langsung oleh menteri terkait, menandakan proyek ini masuk dalam prioritas pemerintah pusat. Masuknya investasi ini akan menjadi pendorong utama untuk menutup kekurangan target sebesar Rp9,17 triliun hingga akhir tahun.

Strategi Pemprov Lampung Memikat Investor di Tengah Ketidakpastian Global

Di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang belum sepenuhnya pulih, Pemerintah Provinsi Lampung menggencarkan pendekatan langsung kepada calon investor. Gubernur disebut terus mengarahkan jajarannya untuk meyakinkan bahwa Lampung merupakan wilayah alternatif terbaik untuk berinvestasi pada 2026.

"Pak Gubernur terus mengarahkan agar para investor yakin Lampung menjadi salah satu wilayah alternatif terbaik untuk berinvestasi, khususnya pada tahun 2026," kata Sumsurijal.

Langkah ini ditempuh untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi daerah terjaga di tengah perlambatan sektor manufaktur dan fluktuasi harga komoditas global.

Bagikan
Sumber: radarlampung.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks