LAMPUNG — BMKG mengeluarkan informasi awal gempa pada pukul 08.27 WIB. Koordinat episenter terdeteksi di 9,84 Lintang Selatan dan 113,12 Bujur Timur, atau tepatnya di laut lepas Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
"Gempa Mag:3.0, 02-Aug-2026 08:27:54WIB, Lok:9.84LS, 113.12BT (190 km BaratDaya LUMAJANG-JATIM), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG dalam rilis resminya, Minggu (2/8/2026).
Karakteristik Sesar dan Kedalaman Dangkal
Kedalaman hiposenter 10 kilometer mengindikasikan aktivitas sesar aktif di kerak bumi dangkal. Parameter ini membuat getaran terasa lebih kuat di area dekat episenter meski magnitudonya relatif kecil.
BMKG menegaskan laporan tersebut masih bersifat sementara. Data dapat berubah seiring kelengkapan analisis dan pengolahan lanjutan oleh tim geofisika.
Belum ada laporan dampak kerusakan atau korban jiwa dari guncangan yang terjadi sekitar 190 kilometer dari daratan Lumajang tersebut. Jarak episenter yang jauh dari pemukiman membuat getaran kemungkinan besar tidak dirasakan warga di pesisir.
Zona Seismik Aktif di Selatan Jawa Timur
Wilayah perairan selatan Jawa Timur memang dikenal sebagai zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas kegempaan di segmen ini tergolong rutin terjadi setiap tahunnya.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG, baik melalui aplikasi, situs web, maupun media sosial terverifikasi.
Untuk gempa berkekuatan kecil seperti ini, potensi tsunami sangat kecil. Namun, BMKG tetap mengimbau warga pesisir memahami jalur evakuasi sebagai langkah mitigasi jangka panjang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pembaruan data dari BMKG mengenai aktivitas susulan. Masyarakat diminta memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi.