Pencarian

Iran Kunci Imbang Lawan Belgia 10 Pemain, Beiranvand Jadi Pahlawan dengan Penyelamatan Gila-gilaan

Senin, 22 Juni 2026 • 08:27:01 WIB
Iran Kunci Imbang Lawan Belgia 10 Pemain, Beiranvand Jadi Pahlawan dengan Penyelamatan Gila-gilaan
Beiranvand melakukan penyelamatan krusial saat Iran bermain imbang melawan Belgia.

LAMPUNG — Pertandingan yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (19/6) dini hari WIB, menyajikan drama yang tak terduga. Meski tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-70 setelah Nathan Ngoy mendapat kartu merah langsung, Belgia justru mendominasi penguasaan bola dan menciptakan 15 tembakan berbanding empat milik Iran. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan ketangguhan Beiranvand membuat mereka gagal mencetak gol.

Penyelamatan Gila Beiranvand: Dari Tergeletak Menepis Bola

Momen paling krusial terjadi pada menit ke-58. Kevin De Bruyne menunjukkan kelasnya dengan mengontrol umpan lambung Leandro Trossard di garis gawang sebelum mengirim umpan silang mendatar ke kotak penalti. Beiranvand yang sudah terjatuh ke kiri untuk mengantisipasi umpan tersebut, dalam posisi tergeletak, tiba-tiba menjulurkan tangan kirinya untuk menepis tembakan Maxim De Cuyper yang sudah berada di depan gawang kosong.

Bola muntah kemudian diamankan oleh Ali Nemati yang menghalau dengan kaki terbuka lebar. Romelu Lukaku, yang baru pertama kali menjadi starter untuk klub atau negara dalam 12 bulan terakhir, hanya bisa menatap tak percaya. "Beiranvand adalah salah satu kiper terhebat dalam sejarah sepak bola Iran. Dia sangat berpengalaman, cerdas, dan hari ini adalah salah satu hari terbaiknya," puji pelatih Iran, Amir Ghalenoei.

Belgia Kian Tertekan, Rekor Buruk di Turnamen Berlanjut

Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Belgia di turnamen besar. Catatan mereka kini hanya dua kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir, dengan satu gol yang lahir dari bunuh diri pemain lawan. Pelatih Rudi Garcia mengakui tekanan semakin besar menjelang laga penentu Grup G melawan Selandia Baru. "Terkadang ketika Anda harus menang, itu adalah situasi terbaik. Jelas kami berharap memulai dengan lebih baik, tapi kami harus terus mengayuh," ujarnya.

Absennya Jérémy Doku karena sakit sangat terasa. Romelu Lukaku, meski bekerja keras, tidak mampu menjebol gawang lawan. De Bruyne bersinar di beberapa momen, termasuk saat memberikan umpan silang yang memicu penyelamatan Beiranvand, namun ia juga kehilangan bola di area sendiri yang nyaris berbuah petaka bagi Belgia.

Kartu Merah Ngoy dan Peluang Iran ke Babak Gugur

Nasib Belgia semakin buruk ketika Nathan Ngoy diusir wasit setelah pelanggaran keras terhadap Mehdi Taremi. Unggul jumlah pemain, Iran nyaris memanfaatkannya lewat tembakan keras Saeid Ezatolahi yang masih bisa diamankan Thibaut Courtois. Iran sendiri sebelumnya memiliki gol yang dianulir karena offside melalui Taremi.

Dengan dua hasil imbang di tangan, Iran masih berpeluang lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Sementara Belgia harus menang di laga terakhir melawan Selandia Baru dan berharap hasil lain berpihak. "Kami bisa saja mendapatkan tiga poin, tetapi satu poin ini sangat berharga," tambah Ghalenoei.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks