LAMPUNG — Laga yang digelar di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, langsung dimanfaatkan Kane untuk membuka keran golnya. Eksekusi penalti pada menit ke-12 menjadi pembuka keunggulan Inggris.
Gol Kedua dari Skema Sepak Pojok
Tiga menit jelang turun minum, Kane menggandakan keunggulan. Ia memanfaatkan umpan sepak pojok Declan Rice untuk mencetak gol keduanya di laga ini. Dua gol tambahan dari pemain lain memastikan kemenangan meyakinkan Inggris.
Termotivasi oleh Messi, Mbappe, dan Haaland
Kane mengakui persaingan memperebutkan Sepatu Emas menjadi motivasi ekstra. Ia melihat Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland sudah mencetak gol di laga pertama masing-masing.
"Saya melihat mereka mencetak gol-golnya. Saya tidak suka terlalu fokus ke orang lain, tapi wajar sebagai olahragawan untuk mencoba mencapai level tertinggi. Mereka semua memulai dengan cara yang luar biasa," ujar Kane kepada Sky Sports.
Penantian panjang Inggris untuk memainkan laga pertama justru menjadi keuntungan tersendiri. "Saya menunggu cukup lama untuk sekadar memainkan pertandingan. Kami harus menunggu enam hari, jadi saya kira semuanya sudah gatal untuk bertanding," kata striker Tottenham Hotspur itu.
Kompetisi Internal Dorong Performa
Kane menegaskan bahwa sebagai striker, mencetak gol di laga pertama adalah target utama. "Sebagai striker, saya ingin mencetak gol sesegera mungkin. Tanpa disadari, kompetisi itu membantu saya mendorong level saya. Untuk itulah Piala Dunia, para pemain terbaik tampil di level tertingginya," tegasnya.
Dengan dua gol ini, Kane langsung menempel ketat para pesaingnya di papan top skor. Inggris selanjutnya akan menghadapi lawan berikutnya di Grup L dengan modal kepercayaan diri tinggi berkat kemenangan perdana ini.