BANDAR LAMPUNG — BMKG Lampung mengeluarkan peringatan dini cuaca yang diperbarui pada pukul 10.30 WIB, Minggu (14/6/2026). Masyarakat di lima kabupaten dan satu kota diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang bisa memicu genangan, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi.
Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Terdampak?
Di Kabupaten Lampung Selatan, hujan lebat diprediksi terjadi di Kecamatan Kalianda, Palas, Sragi, dan sekitarnya. Sementara di Lampung Tengah, wilayah yang patut diwaspadai meliputi Punggur, Pubian, Selagai Lingga, Sendang Agung, serta Batanghari Nuban.
Untuk Kabupaten Tanggamus, potensi cuaca buruk menyasar Kecamatan Air Naningan dan area sekitarnya. Di Lampung Timur, daerah yang berpotensi terdampak antara lain Sukadana, Jabung, Sekampung, Batanghari, Way Jepara, Purbolinggo, dan Raman Utara.
Adapun di Kabupaten Pringsewu, kewaspadaan perlu ditingkatkan di Kecamatan Pagelaran dan Pagelaran Utara. Sementara di Kota Metro, wilayah Metro Utara dan sekitarnya masuk dalam zona peringatan.
Apakah Cuaca Ekstrem Bisa Meluas ke Daerah Lain?
BMKG Lampung juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain. Beberapa di antaranya adalah Natar, Tanjung Bintang, Sidomulyo, Katibung, Jati Agung, Penengahan, Merbau Mataram, Bakauheni, Kalirejo, Gunung Sugih, Terbanggi Besar, Seputih Raman, Bandar Surabaya, Pulau Panggung, Talang Padang, Banyumas, Adiluwih, Sukoharjo, Negeri Katon, Gedong Tataan, Mesuji Timur, serta Rawa Jitu Utara.
Imbauan BMKG: Hindari Berteduh di Bawah Pohon saat Hujan Petir
Masyarakat diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang dan petir. BMKG juga meminta warga selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.
Cuaca ekstrem ini berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan dan transportasi. Warga yang tinggal di daerah rawan genangan diminta untuk waspada terhadap potensi banjir lokal.