Pencarian

Hyundai Siapkan 100 Model Baru Hingga 2030, Target Penjualan 5,55 Juta Unit

Minggu, 30 Agustus 2026 • 00:46:01 WIB
Hyundai Siapkan 100 Model Baru Hingga 2030, Target Penjualan 5,55 Juta Unit
Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, Jose Munoz, menyampaikan rencana peluncuran lebih dari 100 model baru hingga 2030 dalam acara CEO Investor Day 2026.

LAMPUNG — Kabar ini disampaikan langsung oleh Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, Jose Munoz, dalam acara CEO Investor Day 2026, Kamis (27/8). Munoz menegaskan bahwa fondasi finansial perusahaan saat ini berada dalam posisi paling kuat untuk menjalankan rencana ekspansi lini produk terbesar dalam sejarah pabrikan asal Korea Selatan tersebut.

"Pondasi kami tidak pernah sekuat ini. Kami menghadirkan lebih dari 100 model baru ke pasar hingga 2030 dengan beragam pilihan sistem penggerak serta menaikkan margin operasional di atas 9 persen," ujar Munoz dalam siaran resminya.

Pasar Amerika Utara Jadi Prioritas Utama

Distribusi model baru ini tidak merata di semua kawasan. Amerika Utara menjadi pasar terbesar dengan jatah 58 model baru, disusul Korea Selatan dengan 49 model, dan Eropa dengan 41 model. Sementara itu, India kebagian 26 model dan China hanya 22 model.

Sebagian besar alokasi untuk Amerika Utara mencerminkan strategi Hyundai yang ingin memperkuat pangsa pasar di segmen SUV dan pikap. Penetrasi ke segmen body-on-frame seperti pikap ukuran menengah dan Light Commercial Vehicle (LCV) menjadi fokus baru yang sebelumnya belum pernah digarap serius oleh Hyundai di pasar global.

Jajaran Produk Baru dan Teknologi EREV Perdana

Beberapa produk yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat antara lain Elantra generasi terbaru, Ioniq 3, Tucson beserta varian hybrid-nya, hingga SUV listrik segmen A untuk pasar India dan segmen B untuk pasar global.

Salah satu gebrakan terbesar adalah kehadiran teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) perdana yang akan debut lewat Santa Fe EREV pada awal 2027. Hyundai mengklaim jarak jangkauan kendaraan ini menembus lebih dari 965 kilometer, menggabungkan efisiensi motor listrik dengan keandalan mesin bensin sebagai generator.

Lini performa tinggi N juga tidak dilupakan. Hyundai menargetkan divisi ini mampu menyumbang penjualan hingga 100 ribu unit per tahun, menjadikannya pilar bisnis tersendiri di samping kendaraan listrik murni.

Kapasitas Produksi Ditambah 1,27 Juta Unit

Untuk menopang gelombang peluncuran ini, Hyundai menambah kapasitas manufaktur global hingga 1,27 juta unit. Penambahan tersebut dialokasikan untuk pembangunan pabrik EV baru di Ulsan, Korea Selatan, serta perluasan fasilitas produksi lokal di Amerika Utara dan India.

Hyundai juga menyiapkan fasilitas perakitan Completely Knocked Down (CKD) tambahan untuk mendukung pasar negara berkembang. Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan tarif impor yang semakin ketat di berbagai negara, termasuk potensi hambatan dagang di kawasan Eropa dan Amerika Utara.

Munoz menambahkan visi jangka panjang perusahaan tidak berhenti pada kendaraan bermotor. Hyundai bertransformasi menjadi perusahaan AI fisik yang akan memproduksi robot serta mengoperasikan layanan taksi otonom, memanfaatkan kemitraan strategis untuk memperluas teknologi dan peluang bisnis baru.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks