Pencarian

Nobar Piala Dunia 2026 Bareng Kapolda Lampung di Bandar Lampung Satukan Mahasiswa, Ojol, hingga Tokoh Pemuda

Selasa, 23 Juni 2026 • 13:37:02 WIB
Nobar Piala Dunia 2026 Bareng Kapolda Lampung di Bandar Lampung Satukan Mahasiswa, Ojol, hingga Tokoh Pemuda
Kapolda Lampung dan warga berbagai elemen nobar Piala Dunia 2026 di Cafe Saburai Compound Space.

BANDAR LAMPUNG — Suasana Cafe Saburai Compound Space (SCS) di Kecamatan Enggal berubah menjadi pusat keramaian pada Minggu malam (21/6/2026). Bukan sekadar nobar biasa, acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dan Wakapolda Brigjen Pol Sumarto, yang duduk berdampingan dengan warga dari berbagai latar belakang.

Momen Kebersamaan Lintas Elemen

Pantauan di lokasi, sejak sebelum kick-off, kursi-kursi telah dipenuhi peserta. Sorak-sorai dan tepuk tangan pecah setiap kali terjadi peluang di depan gawang. Yang menarik, peserta yang hadir bukan hanya dari internal kepolisian, tetapi juga perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), komunitas ojek online, ormas, hingga kelompok Sabuk Kamtibmas.

“Kami ingin membangun kedekatan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Antusiasme peserta yang hadir menunjukkan bahwa ruang-ruang interaksi positif seperti ini sangat dibutuhkan,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun di sela acara.

Polisi Bukan Sekadar Penegak Hukum

Menurut Yuni, kehadiran beragam elemen masyarakat dalam satu tempat menjadi gambaran kuatnya semangat kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di Lampung. Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Lampung untuk membuka ruang dialog yang konstruktif dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan yang harmonis dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” imbuh Yuni.

Nobar Jadi Sarana Dialog Santai

Acara berlangsung hingga pertandingan usai. Tidak ada agenda formal yang kaku; para peserta bebas berdiskusi, bertukar cerita, dan menikmati laga bersama. Kapolda dan jajaran terlihat akrab berbincang dengan mahasiswa dan pengemudi ojek online di sela-sela pertandingan.

Bagi warga Bandar Lampung, momen seperti ini dinilai efektif untuk mencairkan hubungan antara aparat dan masyarakat yang kerap dianggap formal. “Baru kali ini kami nobar bareng Kapolda. Suasananya santai, tidak tegang. Ini bagus untuk komunikasi ke depannya,” ujar salah satu peserta dari komunitas ojol.

Bagikan
Sumber: newsanalis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks