Pencarian

Indonesia-Korea Selatan Garap Pusat Kota Cerdas di IKN, Hibah Rp115,94 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:48:31 WIB
Indonesia-Korea Selatan Garap Pusat Kota Cerdas di IKN, Hibah Rp115,94 Miliar
Kerja sama Indonesia-Korea Selatan bangun Pusat Kota Cerdas di IKN dengan hibah Rp115,94 miliar.

LAMPUNG — Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengumumkan kerja sama ini di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat. Menurutnya, SCCC merupakan program strategis untuk memperkenalkan teknologi perkotaan modern dari Korea Selatan sekaligus menjadi sarana pendidikan di ibu kota baru.

Anggaran Rp115,94 Miliar untuk Gedung Dua Lantai

Dari total hibah 9,9 miliar KRW, alokasi pembangunan gedung mencapai 5,5 miliar KRW atau sekitar Rp64,41 miliar. Bangunan seluas 1.098 meter persegi itu terdiri dari dua lantai.

Lantai pertama akan difungsikan sebagai pusat ruang kontrol dan ruang pertemuan. Sementara lantai dua diperuntukkan bagi area pameran serta AI & Robotics Lab. Area luar bangunan akan digunakan untuk urban farming sebagai bagian dari demonstrasi teknologi kota cerdas.

Laboratorium Digital hingga Pelatihan dari Universitas Seoul

Basuki menjelaskan cakupan SCCC meliputi laboratorium digital dan lingkungan, ruang demonstrasi solusi kota pintar, serta wadah pengembangan ekosistem teknologi di IKN. "Diharapkan SCCC dapat menjadi pusat kolaborasi kota cerdas Indonesia-Korea Selatan," katanya.

Hibah ini juga mencakup penyusunan Smart City Masterplan dan Smart Building Protocol oleh KICT, serta penyelenggaraan Nusantara Smart City Forum dan Capacity Building Program oleh University of Seoul.

Target Rampung Akhir 2027, Transfer Teknologi Jadi Prioritas

Pembangunan gedung SCCC berlangsung selama sepuluh bulan dan ditargetkan selesai pada akhir 2027. Director MoLIT Korea Selatan Choi Jung-won mengatakan keberadaan pusat itu diarahkan untuk mendukung transfer pengetahuan, penguatan kapasitas, jejaring akademik, dan kerja sama kedua negara di bidang kota pintar.

Choi mencontohkan pengalaman Korea Selatan membangun kota pintar Sejong. Menurutnya, IKN memiliki kesempatan serupa untuk menjadi kota pintar seperti Sejong. "SCCC diharapkan menjadi ruang kerja sama jangka panjang antara Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan kota cerdas, terutama kolaborasi teknologi kota cerdas di IKN," ujarnya.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks