BANDAR LAMPUNG — Aksi pencurian handphone (HP) di kawasan Teluk Bone, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung berakhir dramatis. Pelaku berinisial AS, yang diketahui merupakan residivis, memilih menceburkan diri ke laut saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi dan warga, Kamis (19/6/2026) dini hari.
Kronologi: Kepergok Warga, Pelajar Kabur ke Atas Air
Berdasarkan rekaman video yang diterima IDN Times, peristiwa bermula saat warga melihat gerak-gerik mencurigakan AS di sebuah rumah di Teluk Bone. Setelah kepergok tengah mencuri HP, pelaku langsung berlari keluar dan berusaha kabur melalui pemukiman atas air. Warga yang berteriak histeris membuat sejumlah anggota polisi dari Bhabinkamtibmas setempat yang tengah berpatroli segera mengejar.
Alih-alih menyerah, AS justru nekat melompat ke laut dan berenang menjauh. "Ini perjuangannya, jangan alhamdulillah-alhamdulillah lu," celetuk salah satu polisi kepada pelaku dalam rekaman tersebut. "Siap pak Bhabim," sahut pria perekam video.
Evakuasi Dramatis di Tengah Malam
Setelah beberapa menit berada di air, AS akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. Dalam video yang beredar, terlihat beberapa anggota polisi berseragam dinas menarik paksa pelaku naik ke daratan. Pascaberhasil dievakuasi, pria tersebut hanya mampu duduk tertunduk lemas di pinggir dermaga, basah kuyup dan tak berkutik saat diamankan.
Belum diketahui secara pasti apakah pelaku membawa senjata atau barang bukti lain saat diringkus. Namun, polisi memastikan AS langsung digelandang ke Mapolsek Telukbetung Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Residivis Kambuhan: Baru Bebas Sehari Sebelumnya
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa AS bukanlah wajah baru di hadapan hukum. Ia diketahui baru saja menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman atas kasus pencurian sebelumnya. Aksi nekatnya kali ini kembali berujung pada sel tahanan.
Polisi masih mendalami apakah pelaku beraksi sendirian atau merupakan bagian dari jaringan pencurian di kawasan pesisir Bandar Lampung. "Kami masih melakukan pengembangan, termasuk mencari tahu apakah ada barang bukti lain yang disembunyikan," ujar salah satu petugas di lokasi.
Imbauan Polisi: Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Bandar Lampung, khususnya yang tinggal di kawasan pemukiman atas air, untuk lebih waspada terhadap aksi kriminalitas. Polisi mengimbau agar warga segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung menambahkan, patroli di wilayah rawan akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. "Kami mengapresiasi respons cepat warga yang membantu mengamankan pelaku," pungkasnya.