KALIANDA — Ratusan warga Kalianda dan sekitarnya bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dalam operasi pasar yang digelar di Pasar Inpres Kalianda, Jumat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kanwil Bulog Provinsi Lampung, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan.
Tiga Komoditas Strategis Disiapkan dengan Harga Khusus
Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyediakan tiga komoditas utama yang dijual di bawah harga eceran tertinggi. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dibanderol Rp60.000 per sak, Minyakita 2 liter seharga Rp31.000, dan gula pasir merek Manis Kita Rp17.500 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan Mirliansyah mengatakan, gerakan ini difokuskan untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. "Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan operasi pasar murah di Pasar Inpres Kalianda yang diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kanwil Bulog Provinsi Lampung, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan," katanya.
Menjaga Stabilitas Harga agar Tak Picu Inflasi Daerah
Menurut Mirliansyah, program ini tidak hanya bertujuan membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, operasi pasar menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi di tingkat kabupaten.
"Ini dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Lampung Selatan, khususnya warga Kalianda dan sekitarnya. Selain itu juga untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng, beras, dan gula agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memicu inflasi di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Kota Kalianda dan sekitarnya," ujarnya.
Intervensi Pasar Bakal Digelar Secara Berkala
Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan intervensi pasar secara rutin di berbagai titik. Gerakan Penetrasi Pasar ini diharapkan mampu menstabilkan harga di tingkat pedagang tradisional dan memudahkan akses warga terhadap bahan pokok murah.
Warga yang datang ke Pasar Inpres Kalianda tampak antusias membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dari pasaran umum. Operasi pasar ini menjadi salah satu cara pemerintah daerah merespons dinamika harga yang kerap naik menjelang akhir pekan.