LAMPUNG SELATAN — Dua warga yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) harus dievakuasi aparat kepolisian dari rumah Kepala Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (2/6/2026) dini hari. Evakuasi melibatkan personel Polres Lampung Selatan dan satu kompi Satbrimob Polda Lampung yang dikerahkan setelah rumah kades dipadati massa dalam jumlah besar.
Kedua terduga pelaku adalah AF (19), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Natar, dan AN (29), warga Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur. Mereka diamankan di Mapolres Lampung Selatan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Kerugian Korban Capai Rp 8 Juta, Motor Hilang Ditemukan di Bengkel
Peristiwa pencurian yang memicu aksi massa ini terjadi di rumah seorang warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung. Saat pulang bersama keluarganya, korban mendapati pintu rumah terbuka dan sejumlah barang berharga raib.
Barang yang hilang meliputi satu unit sepeda motor Yamaha Vega R, dua telepon seluler merek Oppo, serta uang tunai. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 8 juta.
Perkembangan penyelidikan mengarah kepada para terduga pelaku setelah keluarga korban menemukan sepeda motor yang hilang di sebuah bengkel di wilayah Metro Kibang, Lampung Timur. Temuan itu menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk menelusuri keterlibatan para pelaku.
Musyawarah di Rumah Kades Berubah Jadi Aksi Massa
Informasi mengenai keberadaan terduga pelaku memicu pertemuan antara keluarga korban, perangkat desa, dan sejumlah pihak di rumah Kepala Desa Sukadamai. Namun, musyawarah yang berlangsung berubah menjadi perhatian warga dan memancing kedatangan massa dalam jumlah besar hingga situasi sulit dikendalikan.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110. Personel kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan memastikan keselamatan seluruh pihak.
Kendaraan Taktis Baracuda Dikerahkan untuk Evakuasi
Polres Lampung Selatan mengerahkan personel tambahan, termasuk Dalmas dan personel rayonisasi. Karena massa terus bertambah, kepolisian meminta bantuan Satbrimob Polda Lampung untuk memperkuat pengamanan dan melakukan evakuasi.
Dengan dukungan satu kompi personel Brimob dan kendaraan taktis Baracuda, kedua terduga pelaku berhasil dievakuasi dari lokasi menuju Mapolres Lampung Selatan.
"Kedua terduga pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani proses penyidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian," tegas AKBP Toni Kasmiri.
Saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.