LAMPUNG UTARA — Aksi gotong royong membersihkan akses menuju Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Abung Pekurun rampung digelar, Jumat (22/5/2026). Puluhan personel Koramil 412-07/ABB bersama anggota Brigif TP/SB dan warga setempat memfokuskan diri pada perapian bahu jalan dan pembersihan sisa material bangunan yang berserakan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Danramil 412-07/ABB, Kapten Inf Sugiono. Sasaran utamanya adalah memastikan jalan menuju jembatan gantung tersebut aman dari puing-puing yang dapat mengganggu mobilitas warga.
Kehadiran jembatan ini sudah lama dinantikan masyarakat dua desa terdampak, yaitu Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan. Jembatan Perintis Garuda menjadi akses vital bagi petani untuk mengangkut dan mengeluarkan hasil bumi ke pasar.
Selain mendongkrak roda perekonomian, jembatan ini juga menjadi sarana penting bagi aparatur desa dan anak-anak sekolah. Jalur ini memangkas jarak tempuh menuju kantor desa dan fasilitas pendidikan yang sebelumnya memutar jauh.
“Kami fokus melakukan perapian bahu jalan dan mengumpulkan sisa-sisa material agar jalur ini segera siap dan aman digunakan oleh masyarakat. Gotong royong ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kapten Inf Sugiono di lokasi kegiatan.
Koordinasi antar-elemen berjalan kuat. Selain Danramil, hadir pula para Babinsa, personel Brigif TP/SB, serta perwakilan warga dari dua desa yang terdampak langsung.
Bagi pemerintahan desa, jembatan gantung ini memangkas jarak terdekat bagi aparatur desa yang bertempat tinggal di Dusun Ngantong. Dengan rapinya akses jalan pasca-gotong royong, mobilitas di Kecamatan Abung Pekurun diharapkan berjalan lebih aman, cepat, dan lancar.
Material sisa bangunan yang sebelumnya berserakan di sepanjang jalan kini telah terkumpul. Jalur menuju jembatan pun siap dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki tanpa hambatan.