Ronaldo Menangis Haru Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Gelar Perdana di Timur Tengah

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 06:42:01 WIB
Ronaldo meneteskan air mata haru usai membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi.

LAMPUNG — Air mata Ronaldo di lapangan King Saud University menjadi pemandangan yang langsung viral. Bukan sekadar euforia biasa, ini adalah gelar liga pertama yang ia rasakan sejak bergabung dengan Al Nassr pada pertengahan musim 2022/2023. Butuh waktu 3,5 musim bagi CR7 untuk akhirnya mengangkat trofi domestik di Arab Saudi.

Gol Tendangan Bebas yang Memecah Ketegangan

Laga melawan Damac sejatinya tidak berjalan mudah. Al Nassr unggul lebih dulu, namun tim tamu menyamakan kedudukan di menit ke-58. Tekanan sempat menghinggapi skuad tuan rumah. Ronaldo lalu mengambil alih panggung.

Di menit ke-63, ia melepaskan tendangan bebas yang tak mampu dihalau kiper Damac. Gol itu mengubah skor menjadi 3-1. Saat merayakan, Ronaldo berteriak histeris dengan mata berkaca-kaca, langsung dikerumuni rekan setimnya. Momen itu terekam kamera dan menyebar cepat di media sosial.

Dua Gol, Satu Logo yang Dicium

Ronaldo tidak berhenti di satu gol. Pada menit ke-81, ia kembali menjebol gawang Damac untuk memperbesar keunggulan jadi 4-1. Tiga menit berselang, ia ditarik keluar. Saat meninggalkan lapangan, kamera menangkapnya menyeka air mata. Sebelum benar-benar keluar, ia mencium logo Al Nassr di kostumnya — gestur yang menunjukkan ikatan emosional yang kuat dengan klub.

Kemenangan ini memastikan Al Nassr finis dengan 85 poin, unggul dua angka dari Al Hilal di posisi kedua. Ini adalah trofi Liga Arab Saudi pertama bagi Ronaldo di Timur Tengah.

Perjalanan Panjang Menuju Gelar Perdana

Ronaldo pertama kali mendarat di Al Nassr pada Januari 2023 dengan status bebas transfer setelah kontraknya di Manchester United diakhiri. Musim pertamanya hanya setengah musim dan gagal membawa klub juara. Musim lalu, Al Nassr kembali finis sebagai runner-up di bawah Al Hilal.

Musim ini, konsistensi Ronaldo di lini depan menjadi faktor utama. Ia tidak hanya menjadi kapten di lapangan, tetapi juga penentu di momen-momen kritis. Gelar ini sekaligus menjawab keraguan sebagian pihak yang meragukan kemampuannya beradaptasi di kompetisi non-Eropa.

Dengan satu tangan di trofi, Ronaldo kini berpeluang menambah koleksi gelar di kompetisi domestik lainnya musim depan. Bagi Al Nassr, ini adalah awal dari era keemasan yang mereka bangun sejak kedatangan CR7.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top