LAMPUNG — Agresivitas merek otomotif asal China di pasar kendaraan penumpang Indonesia semakin nyata. Sejak resmi masuk ke tanah air pada 2024, Jetour konsisten memperluas pangsa pasar SUV kelas menengah dengan menawarkan kombinasi fitur modern dan harga kompetitif.
Merek yang mengusung konsep global 'Travel+' ini menargetkan konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan keluarga sekaligus gaya hidup aktif. Melalui situs resminya, Jetour kini memasarkan tiga model utama dengan banderol di bawah Rp 600 juta.
Bagi konsumen yang sedang berburu SUV baru, berikut rincian harga on-the-road (OTR) DKI Jakarta untuk lini produk Jetour:
Jetour T2 menjadi model paling anyar yang diperkenalkan pada 2025 untuk memperkuat posisi merek ini di segmen tangguh. Desain bodi kotak (boxy) yang maskulin langsung membedakannya dari rival sekelas di jalanan Indonesia.
Selain estetika eksterior yang gagah, mobil ini dibekali kemampuan all wheel drive (AWD). Kehadiran sistem penggerak semua roda ini membuat Jetour T2 menjadi salah satu tulang punggung penjualan utama pabrikan di tanah air.
Sebelum kehadiran T2, Jetour lebih dulu menggebrak pasar dengan meluncurkan Dashing dan X70 Plus pada tahun 2024. Jetour Dashing hadir dengan bahasa desain sporty dan futuristik yang dirancang khusus untuk memikat konsumen generasi muda.
Sementara itu, Jetour X70 menawarkan konfigurasi kabin yang jauh lebih lapang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga. Kedua model ini mengandalkan mesin bensin yang bertenaga untuk penggunaan harian.
Urusan kenyamanan kabin didukung oleh panoramic sunroof dan interior premium bergaya minimalis modern. Pengendara juga mendapatkan fasilitas layar hiburan digital berukuran besar serta sistem keselamatan aktif ADAS.
Model termurah saat ini adalah Jetour Dashing Inspira yang dibanderol dengan harga Rp 381.800.000 on-the-road DKI Jakarta per Mei 2026.
Jetour T2 mengunggulkan desain bodi boxy yang tangguh serta sistem penggerak all wheel drive (AWD) untuk melibas berbagai kondisi jalan.
Jetour resmi masuk ke pasar otomotif Indonesia pada tahun 2024 dengan membawa strategi fokus pada segmen SUV menengah.