TANGGAMUS — Suara palu dan adukan semen mulai terdengar di Pedukuhan Batu Nyangka, Pekon Tanjung Raja, Kecamatan Cukuhbalak. Puluhan personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0424/Tanggamus bergotong royong dengan warga memasang bata batako untuk dinding Ruang Kelas Baru (RKB) SD Satu Atap, Rabu (14/5). Pembangunan ini menjawab keresahan warga setelah bangunan sekolah sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial karena kondisinya yang memprihatinkan.
Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, Dandim 0424/Tanggamus, menyebut pembangunan fisik memasuki tahap pemasangan dinding setelah pondasi rampung. “Satgas TMMD bersama relawan dan masyarakat terus bekerja maksimal demi mempercepat pembangunan RKB ini. Semoga prosesnya lancar sehingga anak-anak di Batu Nyangka segera punya ruang belajar yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Meski lokasi berada di pedalaman dengan akses jalan yang cukup sulit, semangat kebersamaan antara TNI dan warga tak surut. Material batako diangkut secara manual, bahu-membahu dari titik terdekat menuju lokasi sekolah.
Pembangunan RKB ini merupakan tindak lanjut cepat dari Kodim 0424/Tanggamus. Sebelumnya, kondisi bangunan SD Satu Atap Batu Nyangka viral di media sosial karena atap bocor, dinding retak, dan fasilitas belajar yang sangat minim. Banyak siswa terpaksa belajar dalam kondisi darurat.
Kehadiran Satgas TMMD disambut antusias warga setempat. Mereka mengapresiasi kepedulian TNI yang langsung turun tangan membangun fasilitas pendidikan di kampung terpencil.
Satu unit RKB yang sedang dibangun ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Setelah selesai, ruang kelas anyar ini diharapkan mampu menampung puluhan siswa dengan suasana belajar yang lebih nyaman dan aman.
“Kami berharap pembangunan ini selesai cepat. Anak-anak kami sudah lama menunggu tempat belajar yang layak,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Progres pembangunan akan terus dipantau oleh personel TMMD dan perangkat desa agar tidak ada kendala berarti, terutama saat musim hujan yang kerap mempersulit akses jalan menuju lokasi.