LAMPUNG BARAT — Personel Satuan Samapta Polres Lampung Barat mengerahkan armada roda empat untuk menyisir titik rawan gangguan keamanan di Kecamatan Balik Bukit. Patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) itu berlangsung pada Selasa (12/5/2026) malam, menyasar objek vital yang dinilai rawan aksi kriminalitas.
Empat titik utama menjadi prioritas pengawasan: SPBU, kantor Pegadaian, toko emas, dan kawasan wisata Hamtebiu. Petugas tidak hanya memantau kondisi fisik bangunan, tetapi juga lingkungan sekitar untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan aksi C3 — curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Kasat Samapta Polres Lampung Barat IPTU Mahmudi menegaskan bahwa patroli dialogis dan KRYD merupakan bentuk komitmen Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
"Kami fokus pada upaya pencegahan dini. Melalui patroli yang intensif di objek vital dan area rawan, kami ingin memastikan situasi di wilayah hukum Polres Lampung Barat tetap aman, kondusif, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).
Patroli Presisi yang digelar menggunakan peta kerawanan gangguan Kamtibmas yang telah ditentukan sebelumnya. Personel menyisir jalur protokol untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman saat beraktivitas malam hari.
Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman melalui IPTU Mahmudi menambahkan bahwa kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menekan angka kriminalitas secara signifikan. Dengan pendekatan preventif, warga diharapkan lebih tenang menjalani aktivitas tanpa gangguan keamanan.