JAKARTA — Polda Metro Jaya memastikan akan mengevaluasi pola pengamanan dan petunjuk tindakan anggota di lapangan pascagugurnya Brigadir Arya Supena. Insiden penembakan oleh begal di Bandar Lampung itu menjadi bahan introspeksi internal. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budhi Hermanto menyoroti prosedur dan diskresi kepolisian sebagai titik kritis.
"Kami menyampaikan bela sungkawa kepada anggota yang ditembak begal. Ini juga menjadi evaluasi bagi kami, Polda Metro Jaya, bahwa terkait hal-hal seperti ini ada petunjuk yang jelas," ujar Budhi, Senin (11/5/2026), dikutip dari tayangan Kompas TV.
Budhi menegaskan, dalam kondisi tertentu anggota di lapangan dapat mengambil tindakan tepat dan terukur berdasarkan aturan yang berlaku. Termasuk penggunaan diskresi kepolisian yang diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.
"Kami dapat memberikan tindakan tepat dan terukur, termasuk diskresi kepolisian... bahwa kami melihat keamanan, keselamatan jiwa raga petugas dan masyarakat lebih terancam," kata dia. "(Dalam kondisi itu) kami bisa mengambil tindakan tepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan," sambung Budhi.
Brigadir Arya Supena (32) gugur di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pagi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat korban melintas dan melihat dua pria mencurigakan merusak kunci setang sepeda motor milik warga.
Korban menegur pelaku. Salah satu pelaku justru melepaskan tembakan yang mengenai kepala Brigadir Arya hingga tembus. Korban sempat terlibat pergumulan sebelum akhirnya tersungkur.
Rekaman CCTV di lokasi menunjukkan pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Mereka menodongkan senjata api ke arah petugas kebersihan di sekitar lokasi untuk membuka jalan kabur.
Polda Lampung mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa bagi almarhum sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian korban. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyetujui pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) sebagai apresiasi institusi atas gugurnya Brigadir Arya dalam menjalankan tugas.