Peluang juara dunia MotoGP 2026 bagi Marc Marquez menipis setelah rentetan hasil buruk di Thailand dan Spanyol. Pembalap veteran itu kini tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 57 poin akibat performa Desmosedici GP26 yang belum konsisten.
Posisi kelima klasemen sementara menjadi cerminan kesulitan yang dihadapi sang pemilik tujuh gelar juara dunia tersebut. Meski sempat memenangi dua balapan sprint race, pencapaian itu belum cukup mendongkrak posisinya ke papan atas untuk bersaing memperebutkan takhta juara musim ini.
Kegagalan finis di Thailand dan Spanyol menjadi hambatan besar bagi ambisi Marquez. Kendati sempat finis keempat di Brasil dan menyudahi balapan di Spanyol pada posisi kelima, performanya dinilai belum mampu mengimbangi konsistensi para rival di barisan depan.
Masalah utama yang dihadapi Marquez terletak pada pengembangan motor Desmosedici GP26 yang belum mencapai titik maksimal. Ia mengakui bahwa kuda besi miliknya masih kalah cepat dibandingkan motor Aprilia yang kini mendominasi lewat Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.
"Jujur saja, yang pertama, sebelum bicara soal juara, kami harus memperbaiki beberapa hal. Jadi saat ini saya menunjukkan di beberapa kesempatan kalau saya punya kecepatan, di dalam momen-momen tertentu pada saat akhir pekan saya bisa meraihnya," ujar Marquez dilansir dari Crash.
Pembalap asal Spanyol itu menekankan bahwa kecepatan sesaat tidak akan berarti tanpa stabilitas hasil di setiap seri. "Tetapi saya tidak bisa konsisten. Jadi, ya, saya tidak bisa berpikir soal juara tanpa melakukan perbaikan di beberapa aspek," tegasnya.
Menjelang seri MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Marquez memilih bersikap realistis. Ia menilai hasil balapan mendatang akan sangat bergantung pada variabel eksternal yang sulit diprediksi oleh tim teknis sekalipun.
"Saya pikir beberapa di antaranya akan bergantung pada cuaca, Anda akan lihat, saya tidak bohong," ungkap Marquez mengenai tantangan yang menantinya di Prancis.
Saat ini, kru mekanik Marquez terus berupaya mencari titik keseimbangan motor yang tepat agar bisa kompetitif di berbagai karakter sirkuit. Target terdekatnya adalah membuktikan apakah perbaikan pada aspek keseimbangan motor ini bisa membuahkan hasil positif saat melibas aspal Le Mans nanti.