LAMPUNG SELATAN — Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Agung Kalianda saat ratusan jamaah calon haji bersiap menaiki bus menuju Asrama Haji. Keberangkatan gelombang pertama dari kabupaten ini menandai dimulainya perjalanan spiritual panjang yang telah dinantikan selama bertahun-tahun oleh warga setempat.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lampung Selatan, Marwiyah Amin, menjelaskan bahwa total jamaah yang berangkat kali ini mencapai 413 orang. Namun, tidak semua jamaah berkumpul di titik pelepasan Masjid Agung Kalianda.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 286 orang mengikuti pelepasan di Masjid Agung Kalianda. Sementara 131 lainnya telah berada di Asrama Haji dengan pertimbangan tertentu dan menunggu jadwal pemberangkatan,” ujar Marwiyah di Kalianda, Selasa (5/5).
Jamaah yang tergabung dalam Kloter 17 ini berasal dari berbagai wilayah di Lampung Selatan. Marwiyah merinci para tamu Allah tersebut datang dari Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Penengahan, Ketapang, Palas, Sragi, Bakauheni, Sidomulyo, Katibung, hingga Way Panji.
Secara komposisi, jamaah perempuan mendominasi keberangkatan tahun ini dengan jumlah 225 orang, sementara jamaah laki-laki berjumlah 188 orang. Seluruh jamaah dijadwalkan menjalani proses transit di Asrama Haji sebelum diterbangkan menuju Madinah pada Rabu (6/5) besok.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang hadir melepas langsung rombongan, menyebut momen ini sebagai titik awal perjalanan suci yang penuh emosi. Ia mengingatkan jamaah bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian kesabaran dan keikhlasan.
“Hari ini adalah momen yang penuh haru dan bahagia. Bapak dan Ibu akan menunaikan niat suci yang telah dipersiapkan sejak lama,” kata Radityo Egi Pratama di hadapan para jamaah.
Mengingat perbedaan cuaca yang ekstrem di Arab Saudi, Bupati secara khusus meminta jamaah untuk disiplin menjaga kondisi fisik. Ia menekankan pentingnya pola makan yang teratur dan asupan cairan yang cukup agar rangkaian ibadah yang padat bisa dijalankan dengan maksimal.
“Ibadah haji akan menguji kesabaran dan keikhlasan. Jaga kesehatan, patuhi arahan petugas, dan saling membantu antarsesama jamaah,” ucapnya menutup sambutan.