Randy Pitchford Pastikan Gearbox Anti-AI Meski Sempat Pamer Gambar Buatan ChatGPT

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 15:55:10 WIB
Randy Pitchford menegaskan Gearbox melarang penggunaan AI generatif dalam pengembangan gim profesional.

CEO Gearbox Randy Pitchford menegaskan bahwa studionya menerapkan kebijakan ketat melarang penggunaan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam pengembangan gim secara profesional. Pernyataan ini muncul setelah Pitchford menuai kecaman luas dari komunitas pemain akibat mengunggah gambar hasil olahan AI di akun media sosial pribadinya pada akhir pekan lalu.

Kontroversi bermula pada 3 Mei 2026 ketika Randy Pitchford mengunggah sebuah gambar di platform X. Gambar tersebut menunjukkan sesosok entitas AI yang seolah-olah sedang bekerja di kantor Gearbox. Pitchford menjelaskan bahwa ia meminta alat AI miliknya untuk menghasilkan "selfie" berdasarkan interaksi mereka selama ini.

Unggahan tersebut segera memicu reaksi negatif atau "ratio" dari para pengikutnya. Banyak penggemar menyatakan kekhawatiran bahwa Gearbox mulai meninggalkan talenta manusia demi efisiensi algoritma. Menanggapi kritik tersebut, Pitchford berdalih bahwa tujuannya hanyalah untuk menyoroti absurditas ide tentang AI yang memiliki identitas diri.

Kebijakan Ketat Tanpa AI di Gearbox

Di tengah tekanan netizen, Pitchford berulang kali menegaskan posisi resmi perusahaan yang dipimpinnya. Ia menjamin bahwa tidak ada aset dalam gim Gearbox yang dibuat menggunakan AI generatif. Kebijakan ini berlaku untuk semua konten yang akan dilihat atau dikonsumsi oleh pelanggan secara langsung.

"Kebijakan kami adalah kami tidak menggunakan AI untuk apa pun dalam kapasitas profesional yang dapat dilihat oleh pelanggan mana pun," tulis Pitchford dalam salah satu balasannya di X. Ia menambahkan bahwa eksperimen yang ia lakukan murni bersifat pribadi dan dilakukan menggunakan ponsel pribadinya, bukan komputer kerja yang terisolasi dari sistem luar.

Pitchford juga menekankan bahwa ChatGPT tidak memiliki akses ke informasi internal perusahaan. Gambar yang dihasilkan murni berasal dari pengetahuan publik yang tersedia di internet. Ia menyebut hasil gambar tersebut "memalukan sekaligus lucu" dan hanya ingin membagikan momen tersebut sebagai lelucon bersama teman-temannya.

Tepis Isu AI pada Catatan Pembaruan Borderlands

Sentimen negatif publik sebenarnya sudah memanas sebelum unggahan gambar tersebut muncul. Sejumlah pemain mencurigai bahwa catatan pembaruan (patch notes) terbaru untuk Borderlands 4 ditulis menggunakan bantuan AI karena ditemukan beberapa kejanggalan bahasa. Namun, Pitchford membantah keras tuduhan tersebut.

Ia menyatakan bahwa kesalahan yang ditemukan dalam catatan pembaruan murni disebabkan oleh faktor manusia. "Kesalahan dalam patch notes adalah kesalahan manusia," tegasnya. Pitchford meminta para pengikutnya untuk lebih rileks dan tidak membesar-besarkan eksperimen iseng yang ia lakukan di media sosial.

Resistensi Industri Gim Terhadap Generative AI

Kasus ini mencerminkan betapa sensitifnya isu penggunaan AI di industri pengembangan gim saat ini. Meski para eksekutif dan investor cenderung antusias dengan potensi efisiensi biaya, para pengembang dan pemain justru menunjukkan resistensi yang kuat. Mereka khawatir AI akan menggerus nilai artistik dan mengancam lapangan kerja bagi seniman manusia.

Langkah Pitchford yang memamerkan hasil AI—meskipun hanya untuk tujuan hiburan—dianggap sebagai langkah ceroboh bagi seorang pemimpin studio besar. Di mata komunitas, batas antara "iseng" dan implementasi profesional sering kali dianggap kabur, terutama saat industri sedang berada dalam pengawasan ketat terkait isu etika teknologi.

Reporter: Rizky Firmansyah
Back to top