LAMPUNG — Rangkaian roadshow IEE Series 2026 yang sebelumnya digelar di Balikpapan dan Surabaya akhirnya bermuara di Jakarta. Pamerindo Indonesia menyiapkan panggung raksasa seluas 108.000 meter persegi di JIExpo Kemayoran untuk dua pekan agenda padat, yakni Energy Week pada 2–5 September dan Engineering Week pada 9–12 September 2026.
Skala acara ini menunjukkan ambisi besar penyelenggara. Selain menargetkan 75.000 pengunjung dagang, ajang ini juga memanfaatkan hall baru di JIExpo untuk mengakomodasi perluasan area pameran pada pekan kedua.
Mengapa Sektor Tambang Jadi Perhatian Utama
Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi benang merah penyelenggaraan tahun ini. Tema yang diusung adalah "Sustainability for Industrial Transformation".
"Penerapan teknologi tidak hanya dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, tetapi juga untuk mendukung aspek keselamatan, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan operasional," ujar Hanung di Jakarta, Rabu (19/8).
Lewat platform Mining Indonesia, Pamerindo ingin mempertemukan pelaku industri dengan solusi teknologi yang membuat operasional tambang lebih bertanggung jawab. Ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menekankan hilirisasi dan penguatan rantai pasok.
10 Platform Pameran dalam Dua Pekan
Energy Week akan membuka tiga pameran sekaligus: Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia. Ketiganya mencerminkan kebutuhan sistem energi yang andal di tengah geliat elektrifikasi dan ekonomi digital.
Sesi seminar pada pekan pertama melibatkan 73 pemimpin pemikiran dari 12 asosiasi industri. Ada 21 sesi yang tersebar di empat panggung hibrida.
Memasuki Engineering Week, cakupannya melebar ke delapan sektor. Construction Indonesia, Mining Indonesia, Oil & Gas Indonesia, hingga GIFA & METEC Indonesia hadir sebagai pameran khusus yang berlokasi bersamaan. Pekan ini menghadirkan 206 pembicara dan 26 sesi seminar dengan dukungan 49 asosiasi.
Lebih dari Sekadar Pameran Mesin
IEE Series 2026 memposisikan diri sebagai pusat pengetahuan alias knowledge-hub. Sepanjang dua pekan, total 279 pemimpin pemikiran akan mengisi 47 sesi seminar yang merespons kebutuhan industri saat ini.
Keseluruhan rangkaian ini dirancang bukan hanya untuk transaksi bisnis, tetapi juga pertukaran wawasan. Perusahaan peserta bisa melihat perkembangan solusi terbaru sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor.
Dengan skala yang terus membesar dari tahun ke tahun, IEE Series 2026 menegaskan posisi Jakarta sebagai episentrum pertemuan industri energi dan engineering paling bergengsi di Asia Tenggara.