BANDAR LAMPUNG — Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Unggul di Provinsi Lampung tahun ini resmi berakhir dengan 12.206 peserta dinyatakan lulus. Mereka akan menempati bangku di 35 sekolah unggulan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Lampung.
Gangguan Server dan Tes Ulang di SMA Negeri 2 Bandar Lampung
Perjalanan seleksi tahun ini tidak sepenuhnya mulus. Gangguan server terjadi pada sesi tes di beberapa sekolah, salah satunya di SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Panitia langsung bergerak cepat dengan memberikan kesempatan tes ulang bagi peserta terdampak.
“Kami berikan tes ulang agar tetap berkeadilan. Hasilnya sudah diumumkan dan tidak banyak berubah dari data sebelumnya,” kata Thomas Amirico dalam keterangan resmi, Kamis.
34 Ribu Pendaftar Awal, 21 Ribu Peserta Ikut Tes Hingga Akhir
Minat masyarakat terhadap SMA Unggul di Lampung terbukti sangat tinggi. Data Disdikbud Lampung mencatat ada sekitar 34 ribu pendaftar awal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 ribu peserta berhasil mengikuti tahapan tes hingga selesai.
Tingginya angka ini dinilai sebagai bentuk besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Provinsi Lampung. Thomas juga meluruskan isu terkait server pengumuman yang dikabarkan sempat ditutup. Ia menegaskan bahwa sistem tidak ditutup, melainkan dikunci sementara untuk sinkronisasi data sebelum jadwal rilis resmi.
“Tujuannya agar tidak ada dua versi data yang beredar di masyarakat,” tandasnya.
Daftar Ulang Hingga 13 Juni, Pendaftaran Reguler Dibuka 15-19 Juni
Bagi peserta yang dinyatakan lulus, proses daftar ulang wajib dilakukan pada 12-13 Juni 2026 di sekolah tujuan masing-masing. Sementara itu, bagi lulusan SMP yang akan mencoba peruntungan di SMA reguler, pendaftaran akan dibuka lewat empat jalur: zonasi (domisili), afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua.
Pendaftaran SMA reguler ini berlangsung pada 15-19 Juni 2026, dilanjutkan dengan verifikasi dokumen. Hasil seleksi akan diumumkan pada 24 Juni 2026.
“Kami mengimbau orang tua dan calon siswa untuk terus memantau informasi resmi dari Disdikbud Lampung. Jangan mudah percaya isu yang belum jelas, dan siapkan dokumen sesuai jadwal,” tutup Thomas.