BANDARLAMPUNG — DPP PKB telah merampungkan proses seleksi kepemimpinan di tingkat cabang untuk wilayah Lampung. Sebanyak 15 nama calon ketua definitif dari 15 kabupaten/kota diumumkan serentak, menandai babak baru konsolidasi partai berlambang bintang sembilan itu di daerah.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. Muhammad Hanif Dhakiri, didampingi jajaran DPW PKB Lampung, menyampaikan langsung pengumuman tersebut. Proses penetapan tidak dilakukan secara instan. Sebelumnya, DPP PKB menggelar UKK tahap I di Lampung pada 12 April 2026, lalu dilanjutkan UKK tahap II di Kantor DPP PKB di Jakarta.
Daftar 15 Calon Ketua DPC PKB se-Lampung
Berikut nama-nama yang ditetapkan sebagai calon Ketua Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB se-Lampung periode 2026–2031:
- Bandarlampung: Zam Zanariah
- Lampung Selatan: Aliful Ma’rifah
- Pesawaran: Devita Sahara
- Pringsewu: Hermawan
- Metro: Wahid Asngari
- Lampung Tengah: Uswatun Hasanah
- Lampung Timur: Gunardi
- Lampung Barat: Ja’far Sodiq
- Pesisir Barat: Riza Pahlevi
- Tanggamus: Irwandi Suralaga
- Way Kanan: Sairul Sidiq
- Lampung Utara: Fatikhatul Khoiriyah
- Tulang Bawang: Rudihartana
- Tulang Bawang Barat: M. Taufik Hidayat
- Mesuji: Ervin Nurmasita
Kewenangan Penuh DPP dan Harapan ke Depan
DPP PKB menegaskan bahwa seluruh keputusan ini merupakan kewenangan penuh pusat yang telah melalui mekanisme organisasi. Sekretaris DPW PKB Provinsi Lampung, Maulida Zauroh, menyatakan bahwa proses seleksi telah berjalan sesuai ketentuan partai.
“Penetapan ini merupakan keputusan DPP PKB yang telah melalui proses seleksi dan pertimbangan organisasi secara menyeluruh,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima di Bandarlampung.
Selain calon ketua, DPP PKB juga menetapkan calon Sekretaris dan Bendahara definitif di masing-masing DPC. Maulida berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi internal partai, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas pelayanan kepada masyarakat, serta mempersiapkan organisasi menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Penetapan ini menjadi bagian dari langkah strategis PKB dalam memperkuat tata kelola organisasi yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, dengan melibatkan seluruh potensi kader untuk mendukung penguatan partai di tingkat daerah.