LAMPUNG TENGAH — Tiga unit mobil pemadam kebakaran yang beroperasi di Kabupaten Lampung Tengah dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan penanganan kebakaran di 28 kecamatan. Anggota DPRD Lampung Tengah mengungkapkan keprihatinan atas kondisi ini dalam rapat kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat, pekan lalu.
Ketua Komisi I DPRD Lampung Tengah, Ahmad Fauzi, mengatakan rasio armada terhadap luas wilayah sangat timpang. "Idealnya, setiap kecamatan memiliki satu unit mobil pemadam. Saat ini kami hanya punya tiga unit yang benar-benar siap operasi," ujarnya dalam rapat tersebut.
Anggaran Terbatas Hambat Peremajaan 5 Unit Rusak Berat
Selain tiga unit yang aktif, Dinas Damkarmat Lampung Tengah tercatat memiliki lima unit mobil pemadam lainnya. Namun, kelima unit tersebut dalam kondisi rusak berat dan tidak dapat dioperasikan. Perbaikan terhadap unit-unit itu memerlukan biaya besar yang belum dialokasikan dalam APBD tahun berjalan.
Kepala Dinas Damkarmat Lampung Tengah, Budi Santoso, membenarkan keterbatasan tersebut. Ia menyebut anggaran pemeliharaan dan pengadaan armada baru masih menjadi kendala utama. "Kami sudah mengusulkan penambahan dua unit mobil pemadam dalam pengajuan APBD perubahan, namun masih menunggu persetujuan," kata Budi.
Dampak Langsung: Waktu Tanggap Darurat Melambat
Minimnya armada berdampak langsung pada waktu tanggap darurat (response time). Dengan hanya tiga unit yang harus bergerak dari markas di Gunung Sugih, petugas membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk mencapai lokasi kebakaran di kecamatan paling ujung, seperti Seputih Surabaya atau Way Seputih. Standar ideal response time untuk kebakaran adalah 15 menit.
Kondisi ini membuat risiko kerugian materiil warga semakin besar. Dalam beberapa kejadian kebakaran rumah dan lahan di Lampung Tengah sepanjang 2024, api baru bisa dipadamkan setelah menjalar ke bangunan lain karena petugas terlambat tiba.
Fakta Singkat Armada Damkarmat Lampung Tengah
- Jumlah kecamatan yang harus dilayani: 28 kecamatan
- Unit mobil pemadam aktif: 3 unit
- Unit rusak berat dan tidak operasional: 5 unit
- Luas wilayah: 4.789 km²
- Response time ke kecamatan terjauh: lebih dari 30 menit
DPRD mendesak Pemkab Lampung Tengah untuk mengalokasikan anggaran khusus pengadaan armada Damkarmat dalam APBD 2025. Salah satu opsi yang dibahas adalah penggunaan dana bagi hasil cukai tembakau dan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembelian mobil pemadam baru. "Keselamatan warga tidak bisa ditawar. Ini prioritas," tegas Ahmad Fauzi.