LAMPUNG — Pemain berusia 27 tahun itu menjadi salah satu dari lima penggawa Persija yang dipanggil mengikuti training camp skuad Garuda. Bergabung bersamanya ada Muhammad Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Rayhan Hannan. Dari deretan nama tersebut, hanya Eksel yang berstatus debutan di level tim senior.
Target yang Terwujud di Usia 27
Saat diperkenalkan sebagai pemain Persija pada 24 Juni 2025 lalu, Eksel secara terbuka menyampaikan ambisinya untuk membela tim nasional. "Kenapa saya pilih di tempat ini, Persija, semoga sebelum umur 30 bisa masuk ke Tim Nasional," ucapnya kala itu.
Ucapan yang mungkin terdengar seperti target jangka panjang itu kini menjadi kenyataan. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, Eksel berhasil menembus skuad senior Merah Putih di usia 27 tahun—lebih cepat dari target yang ia pasang sendiri.
Konsistensi di Lini Depan Macan Kemayoran
Musim 2025/2026 menjadi titik balik karier penyerang kelahiran 1998 tersebut. Bersama Persija, ia tampil dalam 23 pertandingan dan menyumbangkan enam gol. Kontribusi signifikan di lini depan itu yang membuat namanya layak masuk dalam radar pelatih timnas.
Dari total lima pemain Persija yang dipanggil, Witan, Fajar, dan Rayhan sudah lebih dulu merasakan atmosfer tim nasional sejak level kelompok umur. Sementara Shayne Pattynama merupakan pemain naturalisasi yang cukup rutin memperkuat skuad Garuda. Kondisi ini membuat panggilan perdana Eksel terasa lebih istimewa.
Kesempatan Bersejarah di ASEAN Hyundai Cup 2026
Pemusatan latihan ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026. Bagi Eksel, kesempatan bergabung dengan pemusatan latihan kali ini menjadi momen bersejarah yang membuktikan kerja kerasnya selama ini.
Ia mengaku bangga dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Panggilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa target yang dulu ia lontarkan saat pertama kali berseragam Persija bukan sekadar angan-angan belaka.