LAMPUNG — Laga baru berjalan 15 menit ketika Indonesia membuka keunggulan. Sepak pojok mendatar dari sayap kanan disambut sontekan kaki kiri Justin Hubner yang tak mampu dihalau kiper Oman. Gol debut Hubner di tim senior langsung mengubah tensi pertandingan.
Emil Audero Jadi Pahlawan di Menit Kritis
Oman sempat mendapat hadiah penalti setelah wasit menilai terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Namun, Emil Audero tampil sebagai pahlawan. Kiper pinjaman dari Como itu membaca arah tendangan lawan dengan sempurna dan menepis bola ke sisi kiri gawang.
Penyelamatan itu menjaga keunggulan Indonesia tetap utuh dan membangkitkan kepercayaan diri lini belakang. Sorakan penonton di SUGBK pecah setelah momen dramatis tersebut.
Ole Romeny Gandakan Keunggulan Jelang Istirahat
Menit ke-38, Indonesia menggandakan skor lewat aksi cepat Ole Romeny. Memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah, Romeny melewati satu bek Oman sebelum melepaskan tembakan mendatar ke pojok gawang. Ketajaman striker naturalisasi ini jadi senjata baru yang merepotkan pertahanan lawan.
Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama. Oman yang mencoba menguasai bola justru kerap kehilangan ritme karena pressing tinggi Garuda.
Statistik Babak Pertama: Efektivitas vs Penguasaan
Oman unggul dalam penguasaan bola (58%), namun Indonesia lebih efisien di depan gawang. Dari 4 tembakan tepat sasaran, dua berbuah gol. Sementara Oman hanya mencatatkan 2 peluang on target, satu di antaranya lewat titik putih yang gagal dieksekusi.
Kartu kuning diterima bek kiri Indonesia, Shayne Pattynama, akibat pelanggaran keras di menit ke-30. Tim pelatih dipastikan akan melakukan rotasi di babak kedua untuk menjaga kebugaran pemain.
Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hasil positif di babak pertama jadi sinyal bahwa Garuda tak hanya bermain defensif, tapi juga mampu mengancam lewat serangan balik cepat.