Pencarian

Lampung Tengah Susun Peta Jalan Digitalisasi Transaksi Daerah, Targetkan 9 Pasar dan Sewa Alat Berat

Selasa, 26 Mei 2026 • 17:59:26 WIB
Lampung Tengah Susun Peta Jalan Digitalisasi Transaksi Daerah, Targetkan 9 Pasar dan Sewa Alat Berat
Plt Bupati Lampung Tengah pimpin rapat percepatan digitalisasi transaksi daerah.

LAMPUNG TENGAH — Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, mengumpulkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, Senin (11/5/2026). Pertemuan itu menjadi ajang penyelarasan visi untuk mempercepat transaksi non-tunai di lingkungan pemkab.

Berdasarkan data Satgas TP2DD 2025, daerah yang sudah masuk tahap digital memiliki rata-rata realisasi penerimaan dan belanja 35 hingga 43 persen lebih tinggi dibanding daerah lain. Lampung Tengah sendiri menempati peringkat kedua tingkat kabupaten se-Lampung dengan skor 80,03 dan telah berada pada tahap "Digital" dalam Championships TP2DD 2025.

Empat Sektor Prioritas yang Akan Dielektronifikasi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menekankan bahwa peta jalan menjadi alat navigasi untuk memastikan transformasi digital berjalan konsisten dan terukur. "Penyusunan roadmap dapat dimulai dengan mengidentifikasi apa saja sektor dan jenis transaksi yang dapat dielektronifikasi secara optimal pada tahun pertama," ujarnya.

Beberapa rencana konkret yang akan segera dijalankan meliputi:

  • Digitalisasi sistem penyewaan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum
  • Digitalisasi pemungutan retribusi dari sembilan pasar daerah
  • Penggunaan virtual account untuk penerimaan pajak daerah
  • Studi kelayakan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) yang berkolaborasi dengan Bank Lampung

Potensi Pendapatan Daerah yang Belum Tergarap

Plt Bupati I Komang Koheri menyebut bahwa sebagai kabupaten terbesar di Provinsi Lampung, masih banyak sumber pendapatan daerah yang bisa dioptimalkan. Ia menghadirkan seluruh kepala OPD dalam pertemuan itu untuk menyelaraskan visi agar transaksi pemerintah daerah berlangsung cepat, aman, dan efisien.

Digitalisasi transaksi pemerintah daerah dinilai menjadi pintu masuk pembangunan ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Peningkatan transaksi non-tunai berkontribusi terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah melalui sistem penerimaan yang lebih tertib, terintegrasi, dan berbasis data.

Sinergi Tiga Pilar untuk Percepatan Digitalisasi

Melalui seremoni pernyataan komitmen dukungan peta jalan implementasi ETPD, Bank Indonesia bersama Pemkab Lampung Tengah dan Bank Lampung sebagai Bank RKUD sepakat memperkuat koordinasi. Koordinasi yang lebih intensif diharapkan membuat program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat berjalan lebih efektif, sehingga adopsi transaksi digital meningkat.

Upaya ini selaras dengan arahan nasional dalam percepatan digitalisasi daerah yang menekankan kolaborasi lintas sektor. Targetnya, sistem transaksi pemerintah daerah yang lebih efisien dan transparan bisa mendorong peningkatan kualitas layanan publik bagi warga Lampung Tengah.

Bagikan
Sumber: kinni.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks