Pencarian

Barcelona Hajar Real Madrid 2-0, Kunci Gelar La Liga 2026 di Camp Nou

Senin, 11 Mei 2026 • 04:10:06 WIB
Barcelona Hajar Real Madrid 2-0, Kunci Gelar La Liga 2026 di Camp Nou
Barcelona rayakan gelar La Liga 2026 usai kalahkan Real Madrid 2-0 di Camp Nou.

Barcelona memastikan diri sebagai juara La Liga 2025/2026 setelah menaklukkan Real Madrid 2-0 dalam El Clasico di Camp Nou, Senin (15/4) dini hari WIB. Kemenangan ini mengunci gelar ke-29 bagi Blaugrana dan menjadi pesta juara yang sudah dinanti sejak peluit panjang berbunyi.

Laga bertajuk final perebutan gelar berjalan sengit sejak menit awal. Dua gol dari Ferran Torres dan Robert Lewandowski di babak pertama sudah cukup untuk membungkam perlawanan Real Madrid yang tampil tanpa koherensi. Wasit meniup peluit panjang tanpa tambahan waktu, memicu euforia di kubu tuan rumah.

Joao Cancelo Ukir Sejarah, Pemain Pertama Juara di Empat Liga Top Eropa

Di balik pesta juara Barcelona, ada satu catatan istimewa yang mencuat. Joao Cancelo resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan gelar di empat liga besar Eropa: Serie A (Juventus, 2019), Premier League (Manchester City, 2021/2022/2024), Bundesliga (Bayern Munich, 2023), dan kini La Liga bersama Barcelona pada 2026.

“Jika Barca menang dan juara, Joao Cancelo akan menjadi pemain pertama yang memenangkan seluruh empat liga utama,” tulis Colum Fordham dalam laporannya, mengutip data dari putranya, Alex. Cancelo juga pernah juara Liga Portugal bersama Benfica, meski gagal bersama Al-Hilal.

Dua Gol Cepat di Babak Pertama Hancurkan Mental Madrid

Barcelona tidak memberi ruang bagi Real Madrid untuk bernapas. Gol pertama lahir dari skema serangan cepat yang diakhiri Ferran Torres. Lewandowski menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan Frenkie de Jong yang melakukan lari dalam.

Sepanjang babak pertama, Madrid kesulitan membangun permainan. Jude Bellingham yang menjadi tumpuan serangan tampak frustrasi. Wajahnya terus muram, apalagi setelah golnya dianulir karena offside pada menit ke-63. “Jude, sepanjang pertandingan, terus memiliki wajah seperti badai,” tulis laporan langsung pertandingan.

Bellingham Cedera, Madrid Kehilangan Arah

Masalah Madrid bertambah ketika Bellingham harus menerima jahitan setelah terkena tekel Eric Garcia di kotak penalti pada menit ke-55. Ia kemudian terkena kartu kuning karena masuk lapangan sebelum diizinkan wasit. Insiden ini menjadi simbol kekacauan Los Blancos yang tidak bisa menemukan ritme permainan.

“Sepertinya Barca akan menang dan merebut gelar. Dua gol bagus membuat mereka di jalur yang benar, dan meskipun Madrid belum hancur berantakan – belum – ini adalah jalan yang sangat panjang untuk kembali bagi tim yang berjuang untuk koherensi,” demikian pengamatan yang tertuang dalam laporan langsung.

Pesta di Camp Nou, Gavi dan Fermin Lopez Diganti

Menjelang akhir laga, Hansi Flick menarik keluar Gavi dan Fermin Lopez untuk memberi kesempatan kepada remaja Marc Bernal. Sorak sorai “campeones” menggema di seluruh stadion. Lamine Yamal, yang tidak dimainkan, tetap ikut merayakan dengan pakaian lengkap dari bangku cadangan.

Dengan hasil ini, Barcelona mengamankan gelar kedua secara beruntun. Real Madrid harus mengakui superioritas sang rival di laga paling krusial musim ini.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks