BANDARLAMPUNG — Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto menyebut keempat KNMP itu telah rampung seluruhnya pada September lalu. Penyelesaian tersebut menambah jumlah kampung nelayan yang sudah berdiri di provinsi itu menjadi delapan unit sejak tahun anggaran 2025.
“Sudah selesai 100 persen di September kemarin untuk empat lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun pada 2026. Dan tinggal menunggu proses pengelolaannya,” kata Bani di Bandarlampung, Selasa.
Menurutnya, pembangunan fisik bukan lagi persoalan. Tahap berikutnya adalah menyiapkan pengelolaan agar fasilitas yang sudah berdiri bisa langsung dipakai warga pesisir.
Bani merinci keempat KNMP yang selesai 100 persen tersebut tersebar di empat kabupaten berbeda. Masing-masing berada di wilayah pesisir dengan basis nelayan tangkap.
Keempatnya melengkapi empat KNMP lain yang sudah beroperasi lebih dulu pada tahun anggaran 2025. Dengan begitu, Lampung kini memiliki delapan kampung nelayan yang tersebar di sejumlah kabupaten.
Bani menyatakan operasional KNMP belum dijalankan meski bangunan sudah selesai. Pemerintah provinsi masih menyiapkan sumber daya manusia untuk mengelola kampung nelayan tersebut.
“Untuk operasionalnya memang belum dilakukan, tapi semua sedang disiapkan terutama menyediakan sumber daya manusia dalam melaksanakan operasional Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah selesai dibangun,” ucapnya.
Pengelolaan nantinya dilakukan bersama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Skema itu menempatkan koperasi sebagai penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan sekitar kampung nelayan.
Sejak tahun anggaran 2025, empat KNMP di Lampung sudah lebih dulu berjalan. Kehadiran kampung nelayan itu menjadi bagian dari program penyediaan infrastruktur berbasis kawasan pesisir.
Pemerintah provinsi menargetkan fasilitas tersebut memperkuat aktivitas nelayan setempat, mulai dari penanganan hasil tangkapan hingga pengelolaan usaha bersama lewat koperasi. Bani memastikan seluruh proses penyiapan operasional empat KNMP terbaru berjalan sesuai tahapan.
“Pada 2026 ini telah dibangun empat lagi Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Lampung, setelah sebelumnya di tahun anggaran 2025 telah ada empat yang beroperasi,” ujarnya.