BANDAR LAMPUNG — Rencana kunjungan Presiden Joko Widodo selama tiga hari ke Lampung pada akhir Juni mendatang telah disusun dengan sejumlah agenda prioritas. Kepala Negara dijadwalkan tiba pada Rabu, 26 Juni, dan akan mengisi hari pertama dengan serangkaian kegiatan di Bandar Lampung dan sekitarnya.
Salah satu poin penting dalam kunjungan kali ini adalah peresmian Bandara Internasional Radin Inten II yang telah selesai direvitalisasi. Proyek pengembangan bandara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan konektivitas dan mendukung sektor pariwisata di provinsi ujung selatan Sumatera tersebut.
Selain bandara, Presiden juga dijadwalkan meninjau langsung sejumlah proyek infrastruktur lain yang tengah berjalan, termasuk pembangunan jalan tol Trans-Sumatera ruas Kayu Agung-Palembang-Betung yang menghubungkan Lampung dengan Sumatera Selatan.
Pada hari kedua, Kamis (27/6), rangkaian kegiatan akan lebih banyak menyentuh sektor riil. Jokowi dijadwalkan mengunjungi sentra produksi pangan di Kabupaten Lampung Tengah untuk bertemu dengan petani dan kelompok tani. Kunjungan ini dinilai krusial mengingat Lampung merupakan salah satu lumbung pangan nasional, khususnya untuk komoditas jagung dan beras.
Presiden juga dijadwalkan meresmikan Pasar Induk di kawasan Metro yang telah direnovasi. Pasar ini diharapkan mampu memotong rantai distribusi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok bagi warga di wilayah tersebut.
Hari terakhir, Jumat (28/6), Presiden akan mengakhiri kunjungannya dengan agenda di Kabupaten Pesisir Barat. Di sana, Jokowi dijadwalkan meresmikan Bendungan Way Sekampung yang telah dibangun sejak beberapa tahun lalu. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung besar dan akan mengairi ribuan hektare lahan pertanian di daerah tersebut.
Setelah itu, Presiden direncanakan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan warga setempat sebelum kembali ke Jakarta. Seluruh rangkaian acara ini akan dikawal ketat oleh Polda Lampung dan TNI untuk memastikan kelancaran kunjungan kepala negara.