Pencarian

Pemkot Bandar Lampung Siapkan 50 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, BPBD Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 • 12:46:02 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siapkan 50 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, BPBD Imbau Warga Waspada Karhutla
Wali Kota Bandar Lampung meninjau lokasi yang akan dibangun sumur bor untuk mengatasi kekeringan di lima kecamatan terdampak.

BANDAR LAMPUNG — Pemkot Bandar Lampung tidak hanya mengandalkan bantuan air bersih yang bersifat sementara. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan, pembangunan fisik sumur bor menjadi prioritas agar masyarakat memiliki akses air yang permanen saat musim kemarau tiba.

"Kita akan buat sumur bor untuk mengatasi kekeringan di lima kecamatan yang terdampak," kata Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva.

Lima Kecamatan Terdampak Jadi Prioritas Pembangunan Sumur Bor

Pemkot Bandar Lampung saat ini tengah melakukan kajian mendalam bersama dinas terkait untuk menentukan titik pembangunan yang paling strategis. Setiap wilayah terdampak direncanakan memiliki dua hingga tiga titik sumur bor, dengan prioritas utama pada kawasan permukiman padat penduduk.

Penentuan titik teknis akan ditindaklanjuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung dalam waktu dekat.

Target 50 Titik Sumur Bor pada Tahun Depan

Selain pemenuhan kebutuhan jangka pendek, Pemkot Bandar Lampung menyiapkan rencana pengadaan hingga 50 titik sumur bor baru pada tahun mendatang. Langkah masif ini diharapkan memperkuat jaringan air bersih kota dan mengantisipasi terulangnya krisis saat siklus musim kemarau di masa mendatang.

BPBD Ingatkan Bahaya Karhutla di Tengah Cuaca Panas

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, mengingatkan bahwa kombinasi cuaca panas, kelembapan rendah, dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api pada semak belukar dan sampah kering.

"Kalau memang ada aktivitas yang menggunakan api, pastikan api sudah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Laporan bisa disampaikan ke BPBD melalui nomor 0821 8099 2105," tegas Idham.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlampung.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks