Pencarian

BRI Peduli Kirim 270 Mesin Pompa Air ke Kalimantan Barat

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 13:21:01 WIB
BRI Peduli Kirim 270 Mesin Pompa Air ke Kalimantan Barat
Bantuan 270 unit mesin pompa air dari BRI Peduli disalurkan ke Kalimantan Barat untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

LAMPUNG — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan 270 unit mesin pompa air ke Kalimantan Barat pada Senin (12/10/2026) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan. Bantuan disalurkan lewat program TJSL BRI Peduli dengan koordinasi Satgas Karhutla dan pemerintah daerah. Penyaluran menyasar sejumlah titik rawan, termasuk Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau.

Jakarta, CNBC Indonesia - Bantuan logistik pemadaman menyusul tingginya kebutuhan peralatan di lapangan. Selain pompa air, BRI Peduli mengirim perlengkapan penunjang berupa selang hisap sepanjang lima meter, selang air, dan nosel yang bisa dipakai petugas sesuai kondisi medan.

Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan Tim Satuan Tugas Karhutla, pemerintah daerah, serta instansi terkait. Skema ini memastikan peralatan tidak menumpuk di satu lokasi, tetapi tersebar ke wilayah yang paling membutuhkan.

Mengapa Kalimantan Barat Butuh Pasokan Air Tambahan

Penanganan karhutla di Kalimantan Barat menghadapi tantangan berlapis. Titik api tersebar di sejumlah lokasi, sementara akses menuju kawasan kebakaran sulit dilalui kendaraan.

Keterbatasan sumber air menjadi kendala paling krusial. Di kondisi seperti ini, mesin pompa air berfungsi mempercepat pengisian tangki dan memindahkan air dari sumber terdekat ke titik pemadaman.

Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau termasuk wilayah yang menerima bantuan. Keduanya dikenal memiliki bentang lahan gambut dan perkebunan yang rawan terbakar saat musim kemarau.

Posisi BRI Peduli di Tengah Penanganan Bencana

Langkah ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan BRI dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. Program TJSL perseroan diarahkan tidak hanya pada bantuan sosial, tetapi juga penguatan kapasitas pemerintah daerah saat menghadapi darurat lingkungan.

Bagi BRI, keterlibatan dalam penanganan karhutla juga berkaitan dengan risiko ekonomi. Kabut asap mengganggu aktivitas warga, transportasi, hingga operasional kantor cabang dan jaringan layanan di wilayah terdampak.

Perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan menjadi alasan utama penyaluran bantuan. Sinergi dengan pemerintah daerah dinilai mempercepat distribusi peralatan ke lokasi yang paling membutuhkan.

Dampak Langsung ke Petugas dan Warga

Bantuan alat pemadam menyasar kebutuhan petugas di lapangan. Selama ini, tim gabungan kerap mengandalkan peralatan seadanya ketika menghadapi titik api yang berpindah-pindah.

Dengan tambahan 270 unit pompa air, kapasitas pemadaman harian diharapkan meningkat. Warga di sekitar kawasan terbakar juga merasakan manfaat langsung berupa pengurangan risiko paparan kabut asap.

Bagi pemerintah daerah, pasokan peralatan dari pihak swasta mengurangi beban anggaran darurat. Kolaborasi semacam ini lazim dilakukan saat kapasitas fiskal daerah terbatas di tengah musim kemarau panjang.

BRI belum merinci nilai investasi dari 270 unit mesin pompa air tersebut. Perusahaan juga tidak menyebut rencana penambahan bantuan serupa ke provinsi lain dalam waktu dekat.

Penyaluran bantuan menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla bukan hanya urusan pemerintah. Keterlibatan perbankan lewat program TJSL memperluas jangkauan peralatan hingga ke kabupaten yang aksesnya sulit dijangkau kendaraan biasa.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks