LAMPUNG TIMUR — Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Lampung Timur tidak sekadar menghadirkan sarana pendidikan baru. Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyebut program ini merupakan instrumen penting pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Menurutnya, pendidikan menjadi pintu utama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi keluarganya. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu membuka akses seluas-luasnya bagi mereka yang selama ini terkendala biaya.
Sinergi Tiga Tingkat Pemerintah dalam Satu Program
Ela menuturkan, Sekolah Rakyat merupakan wujud kolaborasi konkret antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Skema ini memastikan pembiayaan dan pendampingan berjalan berkelanjutan, bukan sekadar proyek seremonial.
“Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan,” ujar Ela sebagaimana dikonfirmasi di Lampung Selatan, Jumat.
Bukan Sekadar Nilai Akademik, tapi Pembentukan Karakter
Pemkab Lampung Timur memastikan kurikulum Sekolah Rakyat tidak hanya mengejar pencapaian akademik. Ada penekanan khusus pada pembentukan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, serta keterampilan hidup bagi para peserta didik.
“Sekolah ini harus menjadi tempat untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, kepedulian sosial, sekaligus karakter peserta didik,” katanya.
Lingkungan pendidikan ini dirancang menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan mental menghadapi tantangan masa depan.
Pesan Bupati: Keterbatasan Bukan Alasan Berhenti Bermimpi
Kepada para peserta didik baru, Ela berpesan agar tidak pernah merasa rendah diri karena berasal dari keluarga sederhana. Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) menjadi titik awal perjalanan baru bagi mereka.
“MPLS merupakan awal perjalanan baru. Jangan pernah merasa rendah diri karena berasal dari keluarga sederhana. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ujarnya.
Dia menegaskan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik, tanpa terkecuali.
Target: Lahirkan Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing
Melalui Sekolah Rakyat, Pemkab Lampung Timur menargetkan lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara akademik. Generasi tersebut juga harus memiliki karakter kuat, keterampilan memadai, kepedulian sosial tinggi, dan semangat berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi kelompok masyarakat rentan. Dengan begitu, keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.