Pencarian

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Teken Sinergi Pembangunan Desa Bersama TNI dan 15 Kepala Daerah untuk Percepat Program DesaKu Maju

Jumat, 21 Agustus 2026 • 18:15:31 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Teken Sinergi Pembangunan Desa Bersama TNI dan 15 Kepala Daerah untuk Percepat Program DesaKu Maju
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menandatangani kesepakatan bersama Pangdam XXI/Radin Inten dan 15 kepala daerah untuk mendukung Program DesaKu Maju di Bandar Lampung, Jumat (21/08/2026).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menandatangani kesepakatan bersama dengan pemerintah kabupaten/kota dan Kodam XXI/Radin Inten untuk menyatukan langkah dalam mendukung Program DesaKu Maju. Kesepakatan yang ditandatangani Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama para bupati/wali kota dan Pangdam Mayjen TNI Kristomei Sianturi ini bertujuan mempercepat pembangunan desa secara terarah dan terpadu. Gubernur menegaskan bahwa sinergi ini merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat desa.

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama sinergi pembangunan daerah bersama TNI bukan sekadar seremonial belaka. Momen di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (21/08/2026), itu ia nilai sebagai titik temu komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menggerakkan pembangunan desa dalam satu arah yang sama.

"Pertemuan hari ini bukan sekadar penandatanganan dokumen bersama. Hari ini kita sedang menyatukan komitmen, bagaimana Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten dan kota, serta program dari TNI bergerak dalam satu arah membangun desa-desa di Provinsi Lampung," ujar Gubernur dalam sambutannya.

Kesepakatan ini melibatkan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi serta seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Gubernur menyebut kehadiran aparat kewilayahan TNI menjadi bagian penting untuk menjaga stabilitas dan menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.

Apa Saja Program Prioritas yang Dikejar dalam Kesepakatan Ini?

Pemprov Lampung tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen. Sejumlah program konkret yang berorientasi pada kebutuhan desa sudah disiapkan dan bakal dieksekusi bersama. Di sektor pertanian, Pemprov mengembangkan Pupuk Hayati Cair (PHC) yang ditargetkan menjangkau petani di seluruh kabupaten dan kota.

Selain itu, dukungan berupa mesin bed dryer untuk pascapanen juga disiapkan. Di sisi lain, program pelatihan vokasi menyasar penduduk desa usia produktif yang belum memiliki keterampilan kerja. Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), koperasi, hingga pembangunan infrastruktur jalan desa masuk dalam paket program yang dikebut.

"Kesepakatan yang kita tandatangani ini menjadi langkah bersama untuk mempercepat pelaksanaan program desa kita," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Sinergi TNI: Membantu Tanpa Mengambil Alih Kewenangan Daerah

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini adalah amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Menurutnya, program DesaKu Maju memiliki ruang kolaborasi yang luas dengan satuan TNI di wilayah.

"Kami punya tugas untuk membantu pembangunan di daerah. Oleh karena itu, program yang telah dicanangkan oleh Pak Gubernur Lampung tentunya sangat tepat dan bisa berkolaborasi dengan satuan TNI yang ada di wilayah," kata Pangdam.

Meski demikian, Pangdam memastikan pemerintah daerah tetap menjadi leading sector dalam pembangunan. TNI hadir sebagai pendukung sesuai tugas dan kewenangan yang diatur undang-undang.

Gubernur: Ini Bukan untuk Mengambil Alih Tugas Bupati

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memberikan penegasan penting terkait batas kewenangan dalam sinergi ini. Pemerintah daerah tetap menjadi penanggung jawab dalam aspek perencanaan, penetapan prioritas, dukungan program dan anggaran, serta pengendalian dan evaluasi.

"Sinergi ini bukan mengambil alih tugas bupati, bukan mengambil alih wewenang masing-masing, tetapi justru untuk memperkuat kapasitas kita agar mencapai tujuan bersama," tegasnya.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXI/Radin Inten, jajaran TNI, serta seluruh bupati dan wali kota yang mendukung pelaksanaan program. Ia meyakini perpaduan kebijakan pemerintah daerah dengan kemampuan kewilayahan TNI, dukungan dunia usaha, perguruan tinggi, dan partisipasi masyarakat akan mempercepat penyelesaian tantangan pembangunan di desa.

"Semoga kesepakatan yang kita tandatangani ini menjadi awal dari kerja bersama yang konkret, produktif, akuntabel, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Provinsi Lampung," pungkasnya.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jejaring09.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks