LAMPUNG SELATAN — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Talang Way Sulan, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, memasuki tahap akhir. Progres fisik proyek yang menjadi program Kodim 0421/Lampung Selatan ini telah mencapai 99 persen sesuai target yang direncanakan.
Jembatan beton yang berdiri di atas Way Kali Pasir tersebut memiliki panjang 8 meter dan lebar 4 meter. Keberadaannya dinantikan warga setempat karena akan memperlancar mobilitas sekaligus membuka akses perekonomian antar dusun.
Rangkaian Pekerjaan yang Sudah Tuntas
Sejumlah tahapan pengerjaan telah diselesaikan, mulai dari pembersihan lahan, pembongkaran jembatan lama, hingga pekerjaan pondasi. Pengecoran abutment, pemasangan rangka besi H-Beam, dan pengecatan antikarat juga telah rampung dikerjakan.
Tahapan berikutnya yang sudah selesai meliputi pemasangan bondek dan wiremesh, pengecoran lantai beton, pembangunan dinding pembatas, serta perapihan pagar pengaman jembatan. Seluruh proses ini melibatkan personel TNI dari Kodim 0421/Lampung Selatan bersama teknisi dan masyarakat setempat.
Tahap Akhir: Menunggu Umur Beton
Saat ini pekerjaan tinggal menunggu umur beton sebelum dilakukan pengecatan jembatan dengan warna Merah Putih. Pemasangan prasasti nama jembatan juga akan dilakukan sebagai penanda selesainya pembangunan.
Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi cuaca sepanjang hari cerah sehingga mendukung kelancaran pekerjaan. Situasi di lokasi proyek terpantau aman dan kondusif tanpa kendala yang menonjol.
Manfaat bagi 2.993 Jiwa di Desa Talang Way Sulan
Dengan progres yang hampir mencapai 100 persen, jembatan ini diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, infrastruktur ini juga diharapkan mendukung aktivitas sosial serta meningkatkan akses perekonomian di Desa Talang Way Sulan dan sekitarnya.
Kehadiran jembatan ini menjadi bukti sinergi antara TNI dan masyarakat dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Lampung Selatan.