Pencarian

AS Hancurkan Kapal Tanker Iran di Dekat Pulau Kharg, Kru Dievakuasi

Rabu, 09 September 2026 • 08:08:01 WIB
AS Hancurkan Kapal Tanker Iran di Dekat Pulau Kharg, Kru Dievakuasi
Ledakan terdengar di sekitar Pulau Kharg dan Jask, Iran, menyusul serangan AS terhadap kapal tanker Iran.

LAMPUNG — Dua ledakan terdengar di sekitar Pulau Kharg dan satu ledakan lain di wilayah Jask bagian selatan, Iran. Namun, tidak terlihat tanda-tanda asap atau kebakaran di lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi eskalasi terbaru dalam ketegangan antara Teheran dan Washington yang kembali memanas di kawasan Teluk Persia. Serangan terjadi meski kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni lalu yang merencanakan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia.

Kronologi Serangan dan Evakuasi Kru

Beberapa sumber pejabat setempat memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh kru kapal tanker berhasil dievakuasi dengan selamat setelah rudal menghantam kapal mereka.

Serangan rudal ini merupakan aksi militer AS yang menargetkan kapal tanker Iran di dekat Pulau Kharg, salah satu terminal ekspor minyak terpenting Iran yang terletak di Teluk Persia bagian utara.

Pembalasan atas Tiga Kapal Tanker yang Rusak

Serangan Selasa lalu disebut-sebut sebagai buntut dari aksi militer AS yang lebih dulu menyerang tiga kapal tanker di Teluk Persia dan sekitarnya. Akibat serangan tersebut, ketiga kapal mengalami kerusakan parah hingga tak dapat digunakan lagi.

Sebagai pembalasan, Iran menyerang kapal perang AS, termasuk satu kapal induk dan satu kapal destroyer. Saling serang ini menunjukkan kebuntuan diplomatik di kawasan yang selama ini menjadi jalur vital pengangkutan minyak mentah dunia.

Selat Hormuz Kembali Panas

Selat Hormuz, yang selama bertahun-tahun menjadi titik rawan konflik, kembali menjadi pusat ketegangan. Padahal, kedua negara sebelumnya sempat menunjukkan itikad meredakan konflik melalui penandatanganan nota kesepahaman pada Juni.

Nota tersebut direncanakan menjadi dasar pembukaan kembali jalur perairan strategis itu untuk pelayaran internasional. Namun, serangan terbaru ini mempertanyakan komitmen kedua belah pihak terhadap kesepakatan yang sudah diteken.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran maupun militer AS mengenai insiden terbaru ini. Yang jelas, setiap eskalasi di Teluk Persia berpotensi mengganggu pasokan minyak global dan memicu gejolak harga energi dunia.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks