LAMPUNG — OKX resmi memperkenalkan layanan terbaru bernama Unified Tokenized Stocks, produk yang mengubah cara investor ritel di Asia Tenggara mengakses pasar saham Amerika Serikat. Layanan ini mulai aktif pada 15-16 Juli 2026 dan menghadirkan lebih dari 40 saham serta exchange-traded fund (ETF) AS dalam bentuk token digital. Pengguna yang memenuhi syarat di sejumlah kawasan, termasuk Indonesia, kini bisa memperdagangkan token ini langsung dari akun kripto yang sama.
Token yang diperdagangkan merepresentasikan pergerakan harga saham-saham besar seperti Apple, NVIDIA, Tesla, Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta. Selain saham individu, tersedia pula ETF populer seperti S&P 500 dan Invesco QQQ yang diperdagangkan menggunakan pasangan stablecoin USDT.
Token Saham vs Saham Konvensional: Apa Bedanya buat Investor Indonesia?
Unified Tokenized Stocks bukanlah saham konvensional yang dibeli di bursa efek. Token ini adalah representasi digital yang nilainya mengacu pada harga saham riil di pasar AS. Pengguna tidak perlu membuka rekening efek di luar negeri atau melalui sekuritas tradisional. Cukup dengan akun OKX, investor bisa membeli token Apple atau NVIDIA dalam denominasi USDT.
Langkah ini dinilai membuka akses yang lebih luas bagi pengguna yang ingin memperoleh eksposur terhadap pasar saham global tanpa harus menggunakan platform berbeda. Bagi pengguna Indonesia, layanan ini menjawab kebutuhan diversifikasi portofolio di tengah volatilitas aset kripto.
Daftar Saham dan ETF yang Tersedia dalam Bentuk Token
OKX menyediakan total lebih dari 40 instrumen dalam satu ekosistem. Beberapa nama besar yang masuk dalam daftar awal antara lain:
- Saham teknologi: Apple (AAPL), Microsoft (MSFT), NVIDIA (NVDA), Meta Platforms (META), Alphabet (GOOGL), Amazon (AMZN)
- Saham otomotif dan energi: Tesla (TSLA)
- ETF unggulan: S&P 500 (SPY) dan Invesco QQQ Trust (QQQ) yang melacak indeks Nasdaq-100
Semua token diperdagangkan menggunakan pasangan stablecoin USDT, sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang fluktuasi nilai tukar antar mata uang kripto.
Mengapa OKX Meluncurkan Layanan Ini di Asia Tenggara?
Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan prioritas karena tingginya adopsi aset digital dan kebutuhan investor ritel akan akses ke pasar global. OKX melihat celah antara minat investor terhadap saham AS dan keterbatasan infrastruktur investasi tradisional di kawasan ini. Dengan Unified Tokenized Stocks, pengguna bisa masuk dan keluar posisi kapan saja selama jam perdagangan kripto—yang berlangsung 24/7—tanpa harus menunggu pembukaan bursa saham AS.
Layanan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan instrumen investasi digital dalam satu ekosistem. Pengguna dapat mengakses perdagangan saham tokenized langsung dari akun yang sama dengan akun perdagangan aset kripto mereka, tanpa perlu verifikasi ulang atau setoran modal terpisah.