Pencarian

Revitalisasi 703 Sekolah di Lampung Tuntas 2025, Dana Rp 500 Miliar Terserap 97 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 • 11:19:32 WIB
Revitalisasi 703 Sekolah di Lampung Tuntas 2025, Dana Rp 500 Miliar Terserap 97 Persen
Revitalisasi 703 sekolah di Lampung dengan anggaran Rp 500 miliar hampir rampung pada 2025.

BANDARLAMPUNG — Program perbaikan sekolah di Lampung sepanjang 2025 berhasil menyentuh hampir seluruh target. Dari total anggaran yang dialokasikan, realisasi mencapai 97,19 persen atau setara Rp 500 miliar untuk merevitalisasi 703 unit sekolah di berbagai daerah.

Lampung Selatan Penerima Manfaat Terbesar

Kabupaten Lampung Selatan menjadi daerah yang paling banyak menerima program ini. Dari total 703 sekolah yang diperbaiki, sebanyak 102 unit berada di wilayah tersebut. Gwen Adhitya Amalkhan menyebutkan dana perbaikan seluruhnya berasal dari pemerintah pusat.

"Dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah pada umumnya dana perbaikan sekolah ini dari pemerintah pusat. Dan pada 2025 kemarin Kabupaten Lampung Selatan menjadi penerima terbesar program revitalisasi sekolah ini dengan jumlah total sekolah yang direvitalisasi sebanyak 102 unit," ujar Gwen di Bandarlampung, Sabtu (11/7).

Nasib Program Strategis Lain: SMA Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat

Untuk 2026, Gwen menjelaskan belum ada kegiatan revitalisasi, baik dari skema bantuan Kemendikdasmen maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik. Sementara itu, pembangunan SMA Unggul Garuda hingga Maret 2026 belum menunjukkan progres fisik. Tiga lokasi telah diusulkan, yakni Lampung Selatan, Pringsewu, dan Mesuji, namun hanya satu yang akan dipilih.

Di sisi lain, program Sekolah Rakyat di Lampung sudah berjalan di tiga titik: Lampung Timur (Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana), Lampung Selatan (Kecamatan Penengahan), dan Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung. Sekolah Rakyat di Kota Baru dirancang sebagai sekolah berasrama dan akan menjadi lokasi relokasi bagi siswa yang saat ini masih menempati fasilitas sementara.

Relokasi ke Gedung Permanen pada 2026/2027

Siswa dari Sekolah Rakyat rintisan, seperti yang berada di Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandarlampung dan SRMA 32 Lampung Selatan, akan dipindahkan ke gedung permanen di Kota Baru. Gwen menargetkan operasional penuh di lokasi baru dimulai pada tahun ajaran 2026/2027.

"Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Kota Baru dirancang sebagai sekolah berasrama, nantinya para siswa dari Sekolah Rakyat rintisan yang saat ini masih menempati fasilitas sementara akan direlokasi di gedung permanen di Kota Baru untuk beroperasi penuh pada tahun ajaran 2026/2027," katanya.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks