BANDAR LAMPUNG — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung resmi menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas keamanan dan persatuan. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, di sela acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Lampung.
Ahmad Novriwan: Media Siber Punya Peran Tangkal Hoaks
Menurut Ahmad Novriwan, media siber memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat di tengah masyarakat yang majemuk. “JMSI Lampung ikut serta menjaga Lampung lebih baik dan maju,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemberitaan yang berkualitas dan bertanggung jawab menjadi kunci utama dalam menangkal hoaks serta memperkuat semangat persatuan. Kehadiran JMSI dalam forum tersebut, kata dia, menjadi bukti nyata sinergi antara organisasi perusahaan pers dengan pemerintah daerah.
Tiga Forum Strategis Dikukuhkan, Ini Tugas Masing-masing
Pemerintah Provinsi Lampung mengukuhkan kepengurusan tiga forum sekaligus dalam acara tersebut. FKUB Provinsi Lampung kembali dipimpin Prof. Dr. H. M. Bahruddin, M.A., FPK di bawah kepemimpinan Darussalam, S.H., M.H., dan FKDM yang diketuai Dr. Ghandi.
Ketiga forum memiliki tugas spesifik dalam menjaga harmoni sosial. FKUB fokus pada penguatan kerukunan antarumat beragama, FPK mendorong pembauran antarsuku dan etnis, sedangkan FKDM bertugas melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang bisa mengganggu stabilitas daerah.
Gubernur Minta Informasi Cepat dan Akurat untuk Cegah Konflik
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menekankan pentingnya keberagaman sebagai modal utama pembangunan. Ia menilai kemajemukan masyarakat Lampung harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan sumber perpecahan.
Gubernur juga mengapresiasi capaian Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan dan mengendalikan potensi konflik sosial. Ia berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Secara khusus, Gubernur meminta FPK, FKUB, dan terutama FKDM untuk lebih aktif menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah daerah. “Informasi itu akan menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan strategis guna mencegah munculnya konflik sosial,” ujarnya.
Sinergi Media dan Pemerintah untuk Lampung yang Harmonis
Pelantikan yang digelar di Balai Keratun Lantai III itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen strategis. Kegiatan difasilitasi Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Dengan dilantiknya Ahmad Novriwan sebagai pengurus FKDM, JMSI Lampung memiliki posisi strategis untuk turut serta dalam sistem deteksi dini. Organisasi perusahaan pers itu berkomitmen mendukung terwujudnya Provinsi Lampung yang aman, harmonis, dan semakin maju. (*)