Pencarian

Wagub Lampung Jihan Nurlela Temui Calon Siswa Sekolah Rakyat, Tinjau Rumah dan Siapkan Bantuan Stimulan Perumahan

Kamis, 02 Juli 2026 • 22:31:31 WIB
Wagub Lampung Jihan Nurlela Temui Calon Siswa Sekolah Rakyat, Tinjau Rumah dan Siapkan Bantuan Stimulan Perumahan
Wagub Lampung Jihan Nurlela meninjau kondisi rumah calon siswa Sekolah Rakyat di Telukbetung Utara.

BANDARLAMPUNG — Wagub Jihan menyambangi keluarga Sudarto dan Parsilah yang tinggal di kawasan padat penduduk Telukbetung Utara. Dua anak mereka, Dewi Nurhafizah (16) dan Edi Qurniawan (12), akan bersekolah di Sekolah Rakyat Permanen yang berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan. Dewi bercita-cita menjadi prajurit Kowad, sementara Edi ingin menjadi dokter.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Jihan menyebut pihaknya sengaja melihat langsung kondisi rumah tinggal calon siswa. Hasil peninjauan itu akan diintegrasikan dengan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami juga melihat langsung kondisi rumah tempat tinggal calon siswa. Insyaallah akan kami integrasikan dengan Program BSPS sehingga keluarga dapat memperoleh bantuan stimulan pembangunan rumah swadaya,” kata Jihan dalam keterangan yang diterima, Kamis.

413 Siswa Akan Masuk Asrama, 72 Di Antaranya dari Bandar Lampung

Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung akan menampung total 413 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari 15 kabupaten/kota. Rinciannya, 270 peserta didik baru, 71 siswa pindahan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, dan 72 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung.

Seluruh siswa dijadwalkan memasuki asrama pada 13 Juli 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan, open house, dan doa bersama sebelum MPLS resmi bergulir keesokan harinya.

Anak Penjual Pempek di Telukbetung Juga Dapat Kesempatan

Dalam kunjungan yang sama, Jihan juga bertemu Muhammad Arif Pratama (12), putra pasangan Romli dan Aminah Chandra. Arif yang sehari-hari membantu orang tuanya berjualan pempek akan duduk di bangku SMP. Cita-citanya menjadi polisi.

“Saya melihat anak-anak ini memiliki mimpi yang luar biasa. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, hingga polisi. Saya berharap mereka tetap tekun belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah,” ujar Jihan.

Menurut Wagub, Sekolah Rakyat hadir untuk membuka akses pendidikan yang setara. “Insyaallah, dengan kerja keras dan doa, mereka kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa,” tambahnya.

MPLS Jadi Gerbang Awal Pendidikan Berasrama

MPLS akan dimulai pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Sekolah Rakyat Permanen Lampung menerapkan sistem boarding school. Seluruh siswa tinggal di asrama dan mengikuti program pendidikan yang terintegrasi dengan pembinaan karakter.

Pemprov Lampung memastikan dukungan tidak hanya berhenti di pintu sekolah. Program BSPS yang disebutkan Jihan merupakan bentuk intervensi pemerintah terhadap kondisi hunian keluarga siswa. Langkah ini diharapkan memperkuat motivasi belajar anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bagikan
Sumber: liputanglobal-news.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks